Lonjakan permintaan tas karakter berbentuk tabung Bright Gas 5 kilogram di Booth Bright Store by Pertamina membawa dampak yang nyata bagi pelaku usaha kecil di Bandung. PT Glory Nine Degrees, UMKM pembuat tas tersebut, menaikkan kuota produksi sekitar 10 persen dari rencana awal karena pesanan yang terus berdatangan selama Jakarta Fair 2026.
Founder PT Glory Nine Degrees, Sandiani, mengatakan workshop mereka kini beroperasi hingga 18 jam per hari dengan sistem dua shift untuk mengejar kebutuhan produksi. Kondisi itu sekaligus membuka ruang kerja baru bagi warga sekitar, termasuk tetangga yang sebelumnya kurang produktif dan anak-anak SMA yang sedang libur sekolah.
Produksi Meluas Ke Lingkungan Sekitar
Sandiani menjelaskan bahwa tenaga tambahan dilibatkan pada bagian finishing dan packaging. Sebagian pekerjaan jahitan lapis luar juga dibagikan ke ekosistem konveksi tetangga yang sedang sepi orderan, meski tetap berada dalam pengawasan quality control yang ketat.
Polanya menunjukkan bahwa sebuah produk promosi dapat memicu rantai manfaat yang lebih luas dari yang terlihat di panggung pameran. Aktivitas itu tidak hanya menggerakkan produksi inti, tetapi juga memberi napas baru bagi usaha sekitar yang ikut tersambung dalam proses pengerjaan.
| Pelaku Usaha | Lokasi | Dampak | Keterangan |
|---|---|---|---|
| PT Glory Nine Degrees | Bandung | Kuota produksi naik sekitar 10 persen | Workshop beroperasi hingga 18 jam per hari |
| Susnukuma | Bandung | Menambah hingga 20 tenaga kerja musiman | Produk masuk paket Bright Store |
Pesanan Besar Buka Peluang Kerja Baru
Selain tas promosi, paket Bright Store by Pertamina juga memuat produk UMKM pangan lokal. Salah satu yang ikut merasakan manfaat adalah Susnukuma, produsen sus kering asal Bandung yang produknya disertakan dalam paket untuk konsumen.
Pemilik Susnukuma, Aniasuti, menyebut pesanan dalam jumlah besar pada momentum Jakarta Fair menjadi peluang penting bagi usahanya yang berdiri sejak 2011. Usaha yang memiliki enam karyawan tetap itu bahkan bisa menyerap hingga 20 tenaga kerja musiman dari lingkungan sekitar.
Aniasuti menambahkan bahwa kebutuhan produksi yang meningkat juga memberi kesempatan bagi ibu-ibu di sekitar rumah untuk memperoleh penghasilan tambahan. Menurutnya, pesanan dari Pertamina untuk agenda besar seperti PRJ membuka ruang bagi pelaku usaha kecil untuk bertumbuh.
Aktivasi Merek yang Didorong ke Ekonomi Riil
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menilai respons masyarakat terhadap tas karakter Bright Gas membuktikan bahwa aktivasi merek bisa memberi manfaat yang lebih nyata. Ia menyebut kolaborasi di Bright Store by Pertamina dirancang agar kreativitas produk dan pemberdayaan UMKM berjalan bersama.
Baron menegaskan Pertamina ingin setiap aktivasi brand tidak berhenti pada promosi semata. Karena itu, program di Jakarta Fair 2026 diposisikan sebagai pintu masuk bagi UMKM binaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan memperkuat daya saing produk lokal.
Perusahaan juga menekankan bahwa sinergi holding, Subholding Downstream Pertamina Patra Niaga, dan SMEPP diarahkan untuk membangun ekosistem yang lebih konkret bagi UMKM. Dengan pola ini, produk binaan tidak hanya mendapat ruang promosi, tetapi juga dorongan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas usaha.
Di sisi lain, Glory Nine Degrees juga menerapkan proses desain berbasis animasi tiga dimensi atau 3D agar persetujuan desain bisa dilakukan secara digital dan lebih efisien. Standardisasi produksi dan pengendalian mutu tetap dijalankan agar setiap produk sesuai kebutuhan pasar dan menjaga kualitas.
Source: mediaindonesia.com






