Mitsubishi sedang menyiapkan Pajero generasi kelima sebagai SUV andalan baru yang akan lahir dari basis Triton terbaru. Kehadirannya tidak hanya menandai kembalinya nama Pajero ke pasar global, tetapi juga membuka kemungkinan perubahan peta di lini SUV besar Mitsubishi.
Mobil ini dijadwalkan menjalani debut dunia pada musim gugur 2026 di Jepang setelah vakum sejak produksi dihentikan pada 2021. Langkah tersebut membuat Pajero baru langsung menjadi sorotan, karena Mitsubishi tidak menempatkannya sekadar sebagai penerus nama lama.
Kembali ke karakter SUV tangguh
Salah satu perubahan paling penting ada pada platform yang dipakai. Untuk generasi kelima, Pajero akan menggunakan ladder frame milik Triton terbaru, sehingga model ini kembali ke akar awalnya sebagai SUV berbasis rangka tangga.
Pilihan itu juga memperlihatkan jarak yang jelas dari Pajero generasi ketiga hingga akhir produksinya, yang memakai struktur unibody dengan ladder frame terintegrasi. Dengan fondasi baru ini, Pajero kembali diarahkan ke karakter tangguh di medan berat.
Mesin yang diperkirakan dipakai
Di balik bodinya, Pajero baru diperkirakan mengandalkan mesin diesel 4N16 2.4 liter empat silinder turbo yang juga digunakan oleh Triton. Mesin ini hadir dalam dua konfigurasi tenaga.
Versi single turbo disebut menghasilkan 184 PS, sementara versi twin-turbo berada di angka 204 PS. Kombinasi tersebut memberi gambaran bahwa Mitsubishi tetap mempertahankan arah diesel untuk SUV besar ini.
Transmisi dan sistem penggerak
Pada bagian penggerak, Pajero terbaru diprediksi dipasangkan dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Sistem empat roda Super Select II juga disebut berpeluang tetap menjadi bagian dari paket teknisnya.
Meski berbagi basis dengan Triton, Pajero baru tidak diarahkan menjadi sekadar versi pikap yang ditutup atap. Mitsubishi menegaskan ada pengembangan khusus pada kabin serta suspensi depan dan belakang, sehingga arah akhirnya tetap menuju rasa berkendara yang lebih halus dan premium.
Wajah baru yang mulai terlihat
Teaser resmi Mitsubishi ikut memberi petunjuk tentang desain eksteriornya. Lampu depan Pajero terbaru tampak berbeda dari Triton, meski keduanya memakai basis yang sama.
Secara visual, wajah depannya disebut lebih dekat ke Mitsubishi Xforce. Salah satu elemen yang paling menonjol adalah lampu horizontal penuh di bagian depan, pendekatan yang juga diterapkan pada Frontier Pro.
Posisi Pajero Sport masih tanda tanya
Di tengah antusiasme itu, Mitsubishi belum memberi kejelasan apakah Pajero anyar akan menggantikan Pajero Sport. Pertanyaan ini muncul karena keduanya sama-sama bermain di segmen SUV besar, walau fondasi produknya berbeda.
Pajero Sport masih dipasarkan di sejumlah negara, termasuk Thailand. Namun situasinya tidak seragam di semua pasar, karena di Australia model itu dikabarkan akan dihentikan lantaran tidak memenuhi regulasi baru yang akan berlaku.
Dalam konteks tersebut, media Australia CarExpert menyebut Pajero generasi terbaru akan menjadi pengganti langsung Pajero Sport di pasar Australia. Meski begitu, belum ada kepastian resmi mengenai nasib Pajero Sport secara global, sementara yang sudah dipastikan baru satu hal: Pajero generasi kelima akan kembali hadir sebagai SUV andalan Mitsubishi setelah sekitar lima tahun absen.
Source: otodriver.com






