Panasonic TH-65NX600G menarik perhatian justru karena berada di titik tengah yang sulit diabaikan: layar 65 inci, resolusi 4K, dan harga yang masih tergolong terjangkau untuk kelas smart TV premium. Di pasaran, perangkat ini dijual di kisaran Rp11,5 juta hingga Rp12,2 juta, bahkan sempat turun ke level Rp10 jutaan saat masa promosi.
Posisi harga itu membuatnya terlihat menjanjikan bagi pengguna yang ingin ruang hiburan rumah berukuran besar tanpa harus naik ke kelas harga yang lebih tinggi. Namun, beberapa kompromi tetap perlu diperhatikan agar pilihan pembelian tidak hanya terpikat oleh ukuran layar dan fitur pintar.
Fokus utama ada pada kualitas gambar
Keunggulan paling menonjol dari Panasonic TH-65NX600G terletak pada kualitas visual. TV ini memakai resolusi 4K 3.840 x 2.160 piksel yang dipadukan dengan 4K Colour Engine untuk menghasilkan gambar tajam dan warna yang terasa lebih alami.
Panasonic juga menyematkan 4K HDR dan Hexa Chroma Drive. Kombinasi ini membantu detail visual tampil lebih jelas sekaligus menjaga reproduksi warna agar tidak tampak pucat atau berlebihan.
Dukungan HDR10 menjadi nilai tambah lain bagi penikmat film dan serial. Pada konten yang kompatibel, rentang dinamis bisa tampil lebih baik sehingga area terang dan gelap terlihat lebih seimbang.
Filmmaker Mode turut memperkuat sisi ini karena dirancang untuk menampilkan visual yang lebih dekat dengan visi asli pembuat film. Sementara itu, Wide Viewing Angle membantu menjaga konsistensi gambar ketika TV dilihat dari sudut berbeda, sesuatu yang penting untuk layar besar yang sering dipakai bersama keluarga.
Google TV membuat pemakaian harian terasa praktis
Di luar kualitas gambar, Panasonic TH-65NX600G mengandalkan Google TV sebagai pusat pengalaman smart TV. Sistem ini menggabungkan film, acara TV, dan berbagai konten dari aplikasi serta layanan langganan dalam satu antarmuka yang lebih ringkas.
Aplikasi populer seperti Netflix, YouTube, Disney+, dan Prime Video sudah tersedia. Kehadiran layanan-layanan itu membuat pengguna tidak perlu bergantung pada perangkat tambahan untuk menikmati hiburan utama di rumah.
Fitur perintah suara melalui Asisten Google juga menambah kemudahan. Pengguna dapat menekan tombol khusus pada remote untuk mencari film, membuka aplikasi, atau mengontrol perangkat smart home dengan lebih cepat.
Chromecast built-in memberi nilai praktis lain untuk aktivitas sehari-hari. Konten dari smartphone bisa ditransmisikan langsung ke layar TV, termasuk untuk menonton tayangan dari aplikasi streaming.
Untuk audio, Panasonic menambahkan Surround Sound Audio yang dirancang agar pengalaman menonton terasa lebih imersif saat menikmati film maupun acara TV.
Harga kompetitif di kelas 65 inci
Di segmen layar 65 inci, Panasonic TH-65NX600G dinilai punya posisi harga yang cukup kompetitif. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa model ini menonjol di tengah persaingan smart TV besar yang umumnya dibanderol lebih mahal.
Kanal YouTube INTECHNOLIFE bahkan memasukkan Panasonic TH-65NX600G sebagai salah satu smart TV 65 inci terbaik dan termurah pada kuartal pertama 2026. Sorotan itu terutama mengarah pada kombinasi kualitas gambar 4K HDR dan 4K Colour Engine.
Kanal YouTube Sobat Electronic juga ikut memuji kualitas gambar model ini. Pujian tersebut memperkuat kesan bahwa Panasonic menempatkan performa visual sebagai daya tarik utama seri NX600G.
Kekurangan yang perlu dipikirkan sebelum membeli
Meski menawarkan banyak kelebihan, Panasonic TH-65NX600G bukan pilihan paling ideal untuk gaming kelas atas. TV ini masih memakai refresh rate standar 60Hz dan tidak dibekali HDMI 2.1 atau VRR yang biasanya dicari pengguna konsol generasi terbaru.
Keterbatasan tersebut membuatnya lebih cocok untuk hiburan umum ketimbang kebutuhan gaming kompetitif. Untuk bermain game kasual masih memadai, tetapi ekspektasi terhadap performa gaming tingkat tinggi perlu disesuaikan.
Karakter panelnya juga disebut masih memiliki kontras standar. Artinya, tingkat kehitaman dan kecerahan puncaknya tidak sekuat TV dengan teknologi OLED atau Mini-LED, sehingga hasilnya bisa terasa kurang maksimal di ruangan yang sangat gelap.
Dari sisi rancangan, bezel TV ini dinilai lebih tebal dibanding sejumlah kompetitor di segmennya. Bagi pengguna yang mengutamakan tampilan modern dan kesan layar yang lebih luas, detail tersebut bisa menjadi pertimbangan tersendiri.
Soal efisiensi daya, Panasonic TH-65NX600G juga tidak termasuk model yang hemat listrik. Konsumsi dayanya mencapai 200 watt, lebih besar dibanding smart TV 40 inci yang rata-rata hanya berada di kisaran 50 hingga 100 watt.
Dengan komposisi seperti itu, Panasonic TH-65NX600G paling tepat untuk pengguna yang memprioritaskan layar besar, kualitas gambar 4K, dan kelengkapan fitur smart TV. Sementara itu, pembeli yang lebih mengejar desain ultra-tipis, hemat daya, atau performa gaming premium perlu mencermati batasan yang dibawanya.
Source: www.suara.com






