Rangkaian tur Eric Clapton di Eropa tetap berjalan meski konsernya di Madrid sempat diwarnai insiden tak terduga. Musisi berusia 81 tahun itu tidak menunjukkan tanda gangguan serius setelah sebuah benda lemparan menghantam dadanya saat ia tampil di atas panggung.
Benda yang mengenai Clapton disebut tampak seperti piringan hitam. Dari rekaman penonton, ia masih sempat berjalan di panggung sambil menerima tepuk tangan sebelum lemparan itu mengenai tubuhnya.
Insiden tersebut membuat penampilannya berakhir lebih cepat dan panggung ditinggalkan tanpa encore. Meski sempat melanjutkan pertunjukan sesaat setelah terkena lemparan, Clapton akhirnya tidak kembali untuk bagian penutup yang semula disebut akan dibawakannya.
Video yang beredar juga memperlihatkan Clapton tidak langsung terjatuh atau kehilangan kendali setelah terkena benda tersebut. Karena itu, momen di atas panggung masih terlihat berjalan normal untuk beberapa saat sebelum pertunjukan benar-benar dihentikan.
Sesudah kejadian di Madrid, Clapton tetap tampil di Barcelona pada 10 Mei sesuai jadwal. Hal itu menunjukkan bahwa insiden tersebut tidak menghambat kelanjutan konsernya di Eropa.
Saat ini, Clapton masih menjalani tur Eropa. Setelah itu, ia dijadwalkan tampil di Amerika Serikat pada September untuk enam konser.
Peristiwa ini ikut kembali menyoroti kebiasaan penonton melempar benda ke atas panggung. Dalam beberapa kasus lain, tindakan serupa pernah menimpa artis dari berbagai genre dan memicu kekhawatiran soal keselamatan di arena pertunjukan.
Pada 2025, Luke Bryan terkena benda di wajahnya saat tampil di North Dakota State Fair. Billie Eilish, Nick Jonas, Kelsea Ballerini, dan Bebe Rexha juga pernah mengalami insiden serupa, bahkan Bebe Rexha sampai mengalami mata lebam setelah terkena ponsel.
Sejumlah musisi telah mengkritik kebiasaan itu karena dianggap bukan sekadar iseng dari penonton. Mereka menegaskan bahwa melempar barang ke panggung adalah risiko keselamatan nyata bagi artis maupun kru.
Source: www.foxnews.com






