Pasar Smartphone India Merosot 13%, Apple Malah Naik saat Rival Kehilangan Volume

Apple menjadi satu-satunya merek di lima besar yang mencatat pertumbuhan pengiriman tahunan di India pada kuartal kedua. Pengiriman iPhone naik dari 3,1 juta menjadi 3,5 juta unit ketika pasar smartphone India justru turun 13% secara tahunan.

Kenaikan itu membawa pangsa pasar Apple menjadi 10%, di tengah tekanan yang dialami vivo, Samsung, Oppo, dan Xiaomi. Kontras tersebut menonjol karena total pengiriman smartphone India pada periode April hingga Juni hanya mencapai 33,9 juta unit.

Apple Memperbesar Stok iPhone

Menurut data Omdia, pertumbuhan Apple berkaitan dengan penumpukan persediaan iPhone 17 menjelang perkiraan kenaikan harga penerusnya. Strategi inventaris ini membuat jumlah perangkat Apple yang masuk ke pasar India meningkat saat permintaan umum melemah.

Kondisi pasar juga dipengaruhi kenaikan harga memori yang membuat smartphone makin sulit dijangkau, terutama bagi konsumen segmen massal. Tekanan harga tersebut membatasi daya beli dan mendorong penurunan pengiriman secara luas.

MerekPengiriman Q2Pangsa PasarPerubahan Tahunan
vivo6,3 juta unit18%Turun 23%
Samsung5,9 juta unit17%Turun 5%
Oppo4,6 juta unit14%Turun 400.000 unit
Xiaomi4,5 juta unit13%Turun dari 5 juta unit
Apple3,5 juta unit10%Naik dari 3,1 juta unit

vivo Masih Memimpin, tetapi Jarak Menyempit

vivo tetap berada di posisi teratas dengan pengiriman 6,3 juta unit dan pangsa 18%. Namun, hasil itu turun dari 8,1 juta unit serta pangsa 21% pada periode yang sama sebelumnya.

Model Y11 5G, Y21 5G, dan V70 FE menjadi penopang penjualan vivo selama kuartal tersebut. Penurunan sebesar 23% menunjukkan pemimpin pasar pun tidak kebal terhadap melemahnya permintaan perangkat.

Samsung mengirimkan 5,9 juta unit dan menguasai 17% pasar India. Volume pengiriman merek ini turun 5%, tetapi pangsanya naik dari 16% karena penurunannya lebih kecil dibanding beberapa pesaing.

Galaxy A07 dan Galaxy A17 disebut sebagai penyumbang utama volume Samsung. Kinerja lini tersebut membantu Samsung mempersempit selisih pangsa pasar dengan vivo.

Pangsa Pasar Tidak Selalu Mengikuti Volume

Oppo membukukan pengiriman 4,6 juta unit, berkurang sekitar 400.000 unit dibanding periode sebelumnya. Meski volume menurun, pangsa Oppo meningkat dari 13% menjadi 14%.

Seri F33, keluarga Reno15, dan lini Find X9 menopang penjualan Oppo pada kuartal kedua. Perubahan ini memperlihatkan bahwa merek masih dapat meningkatkan pangsa ketika pasar secara keseluruhan mengalami kontraksi lebih dalam.

Xiaomi mengirimkan 4,5 juta smartphone dan mempertahankan pangsa 13%. Jumlah tersebut lebih rendah daripada 5 juta unit yang dikirimkan pada periode sebelumnya.

Redmi 15a, Redmi 15C, Redmi A7 4G, serta Redmi A7 Pro 4G menjadi perangkat yang mendukung volume Xiaomi. Namun, model-model itu belum mampu menahan penurunan pengiriman di tengah pasar yang semakin sensitif terhadap harga.

Tekanan Diperkirakan Berlanjut

Omdia memperkirakan pengiriman smartphone India sepanjang tahun akan turun dua digit dibandingkan tahun sebelumnya, seperti dilaporkan GSMArena. Tekanan makroekonomi dan harga perangkat yang masih tinggi dipandang akan terus membatasi permintaan konsumen.

Keterjangkauan kini menjadi isu utama, terutama pada kategori smartphone massal yang paling rentan terhadap kenaikan harga. Persaingan berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan merek menjaga volume, mengelola stok, dan mempertahankan pangsa pasar.

Source: www.gsmarena.com
Berita Terkait