Pau Cubarsi tidak menutup pintu untuk target terbesar dalam kariernya di Barcelona: suatu saat mengenakan ban kapten. Bek berusia 19 tahun itu melihat kesempatan itu sebagai tujuan jangka panjang, bukan sesuatu yang perlu dikejar dalam waktu singkat.
Sikap tersebut membuatnya tampil tenang meski perannya di tim utama terus membesar. Hingga kini, Cubarsi sudah mencatat 128 penampilan bersama Barcelona, dengan sumbangan dua gol dan lima assist.
Bagi Cubarsi, ambisi menjadi kapten harus berjalan seiring dengan proses menjadi pemain yang lebih matang. Ia menilai usianya masih terlalu muda untuk langsung dipandang siap memimpin skuad sebesar Barcelona, sehingga pengalaman menjadi hal yang paling ia kejar saat ini.
“Saya 19 tahun dan perjalanan saya masih panjang. Tapi saya harus mengumpulkan pengalaman dan itu akan membantu saya menjadi pemimpin,” ujar Cubarsi kepada Catalunya Radio. Ucapan itu menggambarkan cara pandangnya yang realistis terhadap jalan yang harus ia tempuh.
Sebagai bek tengah, Cubarsi merasa punya keunggulan dalam memahami pertandingan dari sudut yang lebih luas. Ia menilai dirinya bersama kiper bisa melihat seluruh lapangan, sesuatu yang menurutnya penting untuk membangun kemampuan membaca permainan dan kepemimpinan.
Dari posisi itu pula, Cubarsi melihat pertahanan bukan sekadar tugas menghentikan lawan. Ia menganggap peran di belakang bisa membantu dirinya berkembang dalam memahami alur permainan sekaligus mengasah kemampuan mengatur situasi di lapangan.
Di sisi lain, Cubarsi juga menunjukkan dukungan terhadap proyek Hansi Flick di Barcelona. Ia menyambut baik keberlanjutan pelatih berusia 61 tahun itu hingga 2028 mendatang dan percaya filosofi yang dibawa bisa menghadirkan lebih banyak gelar.
Baginya, keselarasan pemain dan pelatih menjadi kunci agar tim tetap berada di jalur yang tepat. Karena itu, ia menilai Barcelona perlu terus mengikuti arah yang dibangun Flick selama hasil yang didapat tetap positif.
Cubarsi kini bukan lagi hanya dipandang sebagai talenta muda akademi. Dengan 128 laga di level tim utama, ia sudah mengambil bagian penting dalam struktur Barcelona, meski soal ban kapten ia memilih tetap sabar dan membangun kepercayaan lewat pengalaman, konsistensi, serta pemahaman permainan.
Source: www.medcom.id






