Paulinho Roxo Tegaskan Tak Mau Dicampuri, Benfica Kehilangan Juru Takti Juara

Paulinho Roxo memastikan akan meninggalkan komando teknis tim putri Benfica pada akhir musim. Keputusan itu datang tepat setelah ia menuntaskan tugas dengan membawa águias menjuarai liga perempuan.

Sikapnya terhadap pekerjaan yang ia bangun juga menjadi sorotan. Ia menegaskan tidak ingin ada campur tangan dari pihak luar dalam urusan kepelatihan, melalui pernyataan tegas, «Ninguém mexe no meu trabalho!»

Kepergian Paulinho Roxo menutup sebuah fase yang berjalan sukses di Benfica. Trofi liga perempuan menjadi penanda paling jelas dari masa kerjanya, sekaligus momen yang memberi bobot pada langkah perpisahan tersebut.

Dalam konteks futsal, situasi ini menarik perhatian karena pelatih justru pergi saat hasil sedang berada di puncak. Kondisi seperti ini tidak umum, sebab perubahan posisi pelatih biasanya dipicu tekanan buruk atau arah baru dari manajemen.

Bagi Benfica, keputusan tersebut berarti klub harus segera menyiapkan kelanjutan proyek di sektor yang baru saja menghadirkan gelar. Bagi Paulinho Roxo, akhir musim menjadi batas kerja sama dengan tim yang berhasil ia antarkan sampai juara.

Pengumuman itu juga menegaskan bahwa kepergian ini bukan tanda kehilangan kendali atas tim. Sebaliknya, ia menempatkan otoritas penuh dalam pekerjaannya sebagai prinsip utama yang tidak ingin diganggu.

Source: www.abola.pt

Berita Terkait