PC Mini Ini Ternyata Lebih Kencang dari Steam Machine, Harganya Juga Menyenggol

PC ringkas rakitan retailer dan modder mulai terlihat lebih berani dibanding Steam Machine milik Valve. Dengan dana yang mirip, sejumlah konfigurasi compact justru mampu menawarkan tenaga yang lebih besar, terutama di sisi grafis.

Hal itu menjadi sorotan karena Steam Machine sendiri diposisikan Valve sebagai perangkat yang lebih bertenaga daripada lebih dari 70% PC yang menjalankan Steam berdasarkan survei perangkat kerasnya. Namun, untuk kelas harga yang dipasang, spesifikasinya tetap dinilai tidak terlalu tinggi, apalagi CPU Zen 4 enam inti dan GPU bawaannya bukan komponen yang tergolong kencang di kelasnya.

Posisi Steam Machine di pasar

Di sektor grafis, performa Steam Machine disebut setara dengan RX 7600. Kartu grafis itu sudah berumur sekitar tiga setengah tahun dan berada di kelas entry-level, sehingga daya tarik utama perangkat Valve lebih banyak bertumpu pada bentuk ringkasnya ketimbang tenaga mentah.

Harga juga ikut memicu perbandingan. Dengan penyimpanan dasar saja, perangkat tersebut disebut dibanderol di atas $1,000, lalu naik beberapa ratus dolar lagi jika pengguna memilih kapasitas 2TB.

Alternatif dari modder dan engineer AMD

Salah satu contoh datang dari engineer AMD, Jacob Terkelsen, yang membagikan rakitannya di X. Ia menggunakan casing SFF Mini ITX Steam Machine Case buatan 3DCatt, sebuah desain cetak 3D berukuran 167 x 168 x 225 milimeter.

Di dalam casing itu, Terkelsen memasang motherboard mini-ITX dan RTX 5060. Sistemnya juga memakai PSU Flex 400W, meski CPU yang digunakan tidak dijelaskan secara pasti dan kemungkinan harus dipilih hemat daya agar kebutuhan GPU tetap terpenuhi.

Biaya total komponennya juga tidak dirinci. Meski begitu, angka yang disebut berada di kisaran sekitar $1,000, sehingga posisinya tetap sebanding dengan Steam Machine, tetapi dengan GPU yang lebih kuat.

LDLC menawarkan rakitan siap beli

Alternatif yang lebih konkret datang dari retailer Prancis, LDLC, lewat PC kecil bernama “Stim Machine.” Sistem ini memakai casing Silverstone Sugo SG13B-Q dan membawa Ryzen 5 8400F, 16GB RAM, 512GB storage, serta RX 9060 XT.

Konfigurasi CPU itu masih berada di kelas hemat daya karena sama-sama memakai 6-core/12-thread seperti Steam Machine. Tetapi pada sisi lain, paket LDLC terlihat lebih agresif, terutama pada grafis yang diklaim hampir 50% lebih kuat.

LDLC juga menonjolkan fleksibilitas komponennya. SSD dan memori bisa diganti, opsi RAM tersedia hingga 128GB, dan pengiriman diklaim kurang dari 48 jam.

Lebih murah di Eropa, tetapi tidak tanpa kompromi

Dengan kombinasi tersebut, harga totalnya disebut turun ke bawah €1,000. Di Eropa, angka itu lebih murah dibanding Steam Machine, meski keunggulan harga tersebut tidak berlaku untuk pasar AS.

Namun, ada satu kompromi penting yang membedakan pendekatan LDLC dengan Valve. Kit itu datang belum dirakit, sehingga pengguna tetap harus menanganinya sendiri, sementara Steam Machine menawarkan pengalaman yang lebih siap pakai.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa PC compact tidak selalu harus menerima hardware yang lebih lemah. Saat retailer dan modder merakit dengan pilihan komponen yang lebih fleksibel, mereka bisa mendorong performa ke kelas yang lebih tinggi tanpa keluar dari rentang harga yang sama.

Berita Terkait