Kekalahan dari Fiorentina membuat Juventus kini tidak lagi memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri dalam perebutan tiket Liga Champions. Dengan hanya satu pertandingan tersisa, Bianconeri tertahan di peringkat keenam dan tertinggal dua poin dari zona empat besar.
Situasi itu membuat laga terakhir menjadi sangat menentukan, karena Juventus membutuhkan hasil dari tim lain agar peluang mereka tetap terjaga. Kondisi tersebut juga menempatkan tekanan besar pada skuat asuhan Juventus, yang sebelumnya masih berharap bisa menutup musim dengan finis di posisi Liga Champions.
Di Allianz Stadium, Turin, Juventus sebenarnya membuka pertandingan dengan cukup agresif. Dusan Vlahovic sempat mendapat kesempatan setelah memanfaatkan kesalahan umpan balik Cher Ndour, tetapi sliding shot-nya masih bisa dihentikan David de Gea.
Tidak lama berselang, Francisco Conceicao juga memperoleh ruang tembak. Upaya itu dipatahkan Luca Ranieri, sehingga tekanan awal tuan rumah belum mampu menghasilkan gol pembuka.
Fiorentina justru tampil lebih efektif ketika peluang datang. Cher Ndour membuka keunggulan setelah menerima umpan terobosan dari Manor Solomon, lalu menuntaskannya dengan tembakan yang gagal diantisipasi Michele Di Gregorio di tiang dekat.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan dan memaksa Juventus mengejar dalam keadaan tertinggal di depan pendukung sendiri. Setelah unggul, Fiorentina bermain lebih disiplin dan rapat dalam menutup ruang, sehingga Juventus kesulitan membangun serangan yang benar-benar bersih.
Upaya tuan rumah untuk bangkit tetap berlanjut, termasuk lewat tembakan jarak jauh Kenan Yildiz. Namun, David de Gea kembali tampil penting dengan penyelamatan yang menjaga keunggulan Fiorentina tetap utuh.
Hasil ini memberi dampak langsung pada persaingan menuju Liga Champions musim depan. Juventus kini berada di posisi keenam, dan jarak dua poin dari zona empat besar membuat peluang mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada hasil sendiri.
Bagi Fiorentina, kemenangan di Turin menjadi modal penting untuk menjaga peluang memperbaiki posisi di akhir musim. Sementara itu, Juventus harus menghadapi laga penutup dengan tekanan yang jauh lebih besar karena satu kesalahan lagi bisa membuat mereka gagal mengamankan tempat di kompetisi elite Eropa.
Source: www.beritasatu.com






