Pemain Lokal Jadi Andalan Herdman, TC Khusus Disiapkan Jelang AFF 2026

Author: Redaksi Android62

Timnas Indonesia mulai menyiapkan langkah lebih awal untuk menghadapi Piala AFF dengan fokus pada kekuatan pemain lokal. Pelatih kepala John Herdman disebut tengah merancang pemusatan latihan khusus karena turnamen itu berpotensi digelar saat skuad terbaik tidak bisa tampil lengkap.

Situasi tersebut membuat persiapan Garuda tidak bisa bergantung penuh pada pemain yang berkarier di luar negeri. Karena jadwal Piala AFF tidak masuk kalender FIFA, klub luar tidak wajib melepas pemain, sehingga Herdman perlu menyiapkan alternatif yang lebih realistis sejak dini.

Pemain lokal diproyeksikan jadi tumpuan

Dalam kondisi seperti itu, pemain dari liga domestik dipandang akan memegang peran yang lebih besar. Herdman dinilai harus membangun kerangka tim yang tetap stabil meski beberapa nama abroad tidak bergabung penuh selama turnamen berlangsung.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson, mengungkapkan bahwa arah program peningkatan sudah disusun sejak Herdman tiba. Menurutnya, setiap pemusatan latihan dipakai untuk membawa tim naik secara bertahap, bukan hanya mengejar hasil instan dalam satu agenda.

“Menurut saya, sejak John bergabung, tujuannya sejak awal adalah terus meningkatkan performa setelah setiap pemusatan latihan,” ujar Simon Grayson, dikutip dari kanal YouTube Astro Arena.

Agenda latihan sudah dipetakan lebih awal

Grayson juga menjelaskan bahwa tim telah menyiapkan pola kerja menuju agenda berikutnya. Ada latihan pada Juni sebelum laga internasional selanjutnya, lalu Piala ASEAN pada Juli–Agustus, sebelum akhirnya perhatian diarahkan ke target yang lebih besar, yakni Piala Asia 2027.

Urutan agenda itu membuat TC khusus bagi pemain lokal menjadi cukup penting. Herman perlu memastikan para pemain yang tersedia bisa menyerap sistem permainan dengan cepat agar tim tidak kehilangan arah saat turnamen dimulai.

  1. Menyiapkan fondasi taktik lebih awal untuk pemain lokal.
  2. Mengantisipasi absennya pemain abroad karena turnamen di luar kalender FIFA.
  3. Menjaga ritme latihan menuju agenda internasional berikutnya.
  4. Memperkuat kesiapan tim untuk Piala Asia 2027 setelah Piala ASEAN selesai.

Grup A menuntut kesiapan penuh sejak laga awal

Dari hasil undian, Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Komposisi ini membuat jalan menuju fase berikutnya tidak bisa dianggap ringan, terutama karena Vietnam tetap menjadi lawan yang paling menonjol di kawasan.

Singapura dan Kamboja juga bukan lawan yang bisa diremehkan. Keduanya kerap tampil disiplin dan mampu menyulitkan jika lawan kehilangan konsentrasi, sehingga Indonesia harus siap sejak pertandingan pertama.

Dalam turnamen seperti AFF, hasil awal sering sangat menentukan posisi akhir di klasemen. Karena itu, waktu persiapan yang terbatas dan kemungkinan komposisi tim yang tidak lengkap menjadi dua tantangan yang harus diatasi Herdman sejak masa persiapan.

Mentalitas menang ikut jadi fokus

Selain urusan taktik dan fisik, Herdman juga memberi perhatian pada mentalitas pemain. Ia ingin tim terbiasa bermain dengan pola pikir yang kompetitif dan tetap tenang saat menghadapi tekanan dalam pertandingan ketat.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena duel di turnamen regional sering diputus oleh detail kecil. Tim yang mampu menjaga fokus biasanya lebih siap menghadapi situasi sulit, khususnya ketika peluang mencetak gol tidak datang berkali-kali.

Grayson menegaskan bahwa pesan utama yang dibawa Herdman kepada skuad sangat sederhana, yakni kebiasaan untuk menang. “Jadi, ya, hanya soal memenangkan pertandingan sepak bola,” ucapnya.

Dengan arah persiapan yang sudah mengarah ke Piala AFF dan Piala Asia 2027, TC khusus untuk pemain lokal menjadi bagian penting dalam membentuk identitas permainan Timnas Indonesia. Dari program itulah Herdman akan mencoba memastikan tim tetap kompetitif saat menghadapi kerasnya persaingan di Grup A.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru