Pembaruan Amazfit Helio Strap Fokus Pada Tidur, HRV Pengguna Malah Turun Drastis

Pembaruan firmware terbaru untuk Amazfit Helio Strap mulai digulirkan dengan fokus utama pada peningkatan akurasi tidur. Lewat versi 3.13.0.1, perangkat ini dijanjikan memiliki algoritma pelacakan tidur yang lebih baik, namun sejumlah pengguna justru melaporkan hasil pemantauan yang menimbulkan pertanyaan.

Keluhan yang muncul di lapangan tidak sepenuhnya seragam, tetapi pola yang terlihat cukup konsisten. Sebagian pengguna merasa hasil tidur siang masih sering luput, sementara yang lain mendapati kondisi tubuh diam terbaca sebagai tidur, sehingga data harian terlihat berubah dari biasanya.

Pembaruan yang menyorot tidur, bukan hanya stabilitas

Berdasarkan catatan rilis yang dikutip Notebookcheck, firmware 3.13.0.1 hadir sekitar sebulan setelah versi 3.11.0.1. Pada pembaruan sebelumnya, Amazfit juga sudah menyebut adanya optimalisasi algoritma pengenalan tidur, sehingga update terbaru ini bisa dilihat sebagai kelanjutan dari penyempurnaan yang sama.

Amazfit menyatakan bahwa sistem sleep tracking kini bekerja lebih baik untuk mendeteksi tidur secara akurat. Peningkatan semacam ini penting karena banyak pengguna mengandalkan data tidur untuk membaca kualitas pemulihan tubuh, kesiapan beraktivitas, dan kondisi kebugaran secara umum.

Meski begitu, laporan dari pengguna di Reddit menunjukkan bahwa hasil di perangkat belum selalu sejalan dengan klaim penyempurnaan tersebut. Dalam beberapa kasus, data tidur justru terlihat lebih sensitif terhadap aktivitas diam, sementara deteksi tidur siang belum selalu muncul sebagaimana diharapkan.

HRV dan BioCharge ikut berubah

Perhatian pengguna tidak berhenti pada data tidur saja. Setelah update terpasang, sebagian laporan menyebut nilai heart rate variability atau HRV turun di bawah 20 ms, dan skor BioCharge juga terasa lebih rendah dibanding sebelumnya.

Perubahan ini terasa penting karena HRV dan BioCharge sering dipakai untuk menilai pemulihan tubuh serta respons terhadap stres atau beban latihan. Jika angka-angka tersebut bergeser cukup jauh setelah pembaruan, pengguna bisa saja mengira kondisi fisiknya memburuk, padahal perubahan itu belum tentu mencerminkan keadaan tubuh yang sebenarnya.

Berikut rangkuman laporan yang muncul setelah firmware dipasang:

  1. Tidur siang belum selalu terdeteksi.
  2. Kondisi tubuh yang diam kadang dibaca sebagai tidur.
  3. Nilai HRV dilaporkan turun di bawah 20 ms.
  4. Skor BioCharge disebut lebih rendah dari sebelumnya.

Optimalisasi di fitur olahraga juga ikut dibawa

Firmware 3.13.0.1 tidak hanya menyinggung fitur tidur. Amazfit juga menyertakan optimalisasi untuk Pickleball Mode, lengkap dengan metrik baru yang lebih spesifik bagi pengguna olahraga raket.

Pembaruan itu mencakup penambahan Forehand Stroke Count dan Backhand Stroke Count. Selain itu, ada juga perbaikan bug minor serta peningkatan stabilitas sistem secara umum, yang menunjukkan bahwa update ini ditujukan untuk memperluas manfaat perangkat di luar pemantauan tidur.

Rincian perubahan pada firmware ini mencakup:

  1. Peningkatan algoritma pelacakan tidur.
  2. Optimalisasi Pickleball Mode.
  3. Penambahan metrik Forehand Stroke Count.
  4. Penambahan metrik Backhand Stroke Count.
  5. Perbaikan bug minor.
  6. Peningkatan stabilitas sistem secara umum.

Distribusi bertahap lewat aplikasi Zepp

Amazfit menggulirkan pembaruan ini secara bertahap ke pengguna Helio Strap. Pola seperti ini lazim dipakai untuk memastikan stabilitas sistem sebelum update tersedia lebih luas di semua wilayah.

Saat pembaruan sudah tersedia, pengguna dapat memasangnya melalui aplikasi Zepp di ponsel yang terhubung ke perangkat. Menurut referensi Notebookcheck, Amazfit Helio Strap dibanderol di Amazon seharga $99, sehingga perangkat ini tetap berada di kelas wearable kebugaran yang relatif terjangkau.

Bagi pengguna yang menjadikan sleep tracking sebagai fitur utama, firmware 3.13.0.1 tetap layak dipantau dari hari ke hari. Jika setelah update muncul perubahan mencolok pada tidur, HRV, atau BioCharge, data beberapa hari berikutnya bisa membantu membaca apakah pola baru itu bersifat sementara atau memang berubah secara konsisten.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait