Pemulihan Ilia Topuria Maju Lebih Cepat, Target Kembali Bertarung Mengerucut ke Desember

Kondisi Ilia Topuria dilaporkan membaik lebih cepat dari perkiraan setelah kekalahan perdananya di UFC Freedom 250 saat menghadapi Justin Gaethje. Wajah petarung asal Spanyol itu kini disebut jauh lebih pulih, meski sebelumnya sempat mengalami kerusakan yang cukup serius usai duel penyatuan gelar kelas ringan tersebut.

Tim Topuria bahkan menilai peluangnya untuk kembali ke oktagon pada akhir tahun mulai terbuka. Pelatih fisiknya, Jesus Gallo, mengatakan perkembangan sang petarung terlihat jelas hanya dalam waktu singkat setelah pertarungan berakhir.

Dokter masih memantau tanpa operasi

Dalam laporan yang beredar, Topuria disebut mengalami dua patah tulang orbital setelah menerima tekanan berat dari Gaethje selama empat ronde. Cedera itu termasuk sensitif bagi seorang petarung karena berkaitan langsung dengan area wajah dan mata.

Namun, tim medis belum menyarankan operasi. Menurut penjelasan Gallo dalam wawancara yang dikutip dari kanal YouTube SerEbro EnlosDeportes, dokter melihat tidak ada pergeseran pada struktur tulang sehingga pemulihan masih dapat berlangsung secara alami.

Gallo juga menuturkan bahwa pembengkakan dan memar pada wajah Topuria sudah banyak menghilang. Ia bahkan menyebut perubahan fisik itu terlihat sangat cepat, dengan kondisi Topuria yang “hari demi hari” tampak seperti orang yang berbeda.

Jalur comeback mulai dipetakan

Meski perkembangan awalnya positif, Topuria belum bisa langsung kembali menjalani latihan berat. Timnya memperkirakan masa pemulihan tulang membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 8 minggu sebelum luka benar-benar membaik.

Setelah tahap itu, Topuria masih harus melalui fase adaptasi sebelum kembali ke latihan yang lebih menuntut. Aktivitas seperti gulat dan sparring disebut baru aman dilakukan jika stabilitas di area wajah dan kepala sudah pulih penuh.

Gallo memperkirakan Topuria masih membutuhkan sekitar 2 hingga 3 bulan untuk bisa kembali ke latihan intensitas tinggi secara normal. Karena itu, bulan Desember muncul sebagai target paling realistis untuk pertarungan berikutnya.

“Jika kalian melihat kami bertanding ulang atau bertarung, itu akan terjadi menjelang akhir tahun, di bulan Desember. Siapa tahu? Kita lihat saja nanti,” ujar Gallo.

Dengan kondisi yang terus membaik, Topuria kini memiliki peluang menutup tahun dengan comeback ke oktagon. Situasi itu menjadi kesempatan baginya untuk bangkit setelah menelan kekalahan pertama sepanjang karier profesionalnya di hadapan Justin Gaethje.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait