Pendingin Mikro dan Tombol Bahu Fisik Jadi Andalan Infinix GT 50 Pro, Harga Mulai Rp 6,9 Juta

Author: Redaksi Android62

Infinix GT 50 Pro datang dengan bekal yang jarang muncul di ponsel gaming, yakni sistem pendingin cair mikro-pompa yang disebut sebagai yang pertama di industri. Fitur ini menjadi sorotan utama karena dirancang untuk menjaga performa tetap stabil saat perangkat dipakai dalam sesi bermain yang panjang.

Di Indonesia, ponsel ini dipasarkan mulai Rp 6.999.000 untuk varian 12GB/256GB, sementara opsi 12GB/512GB dibanderol Rp 7.999.000. Infinix juga menyiapkan tiga pilihan warna, yaitu Black Abyss, Red Blaze, dan Silver Glacier.

Pendinginan yang ikut ditampilkan ke permukaan

Berbeda dari sistem pendingin yang biasanya tersembunyi di dalam bodi, GT 50 Pro menampilkan proses pendinginannya lewat Pipeline Window Display di bagian belakang ponsel. Android Authority melaporkan bahwa aliran cairan pendingin ini bergerak dengan kecepatan 6,5ml per menit, sehingga fungsi pendingin tidak hanya bekerja secara teknis tetapi juga terlihat sebagai bagian dari identitas perangkat.

Infinix menggunakan pompa panas keramik piezoelektrik untuk mendorong cairan pendingin secara presisi saat beban kerja meningkat. Pendekatan ini membuat GT 50 Pro tampil sebagai ponsel gaming yang menonjol bukan hanya karena tenaga, tetapi juga karena cara perangkat itu mengelola panas.

Mesin utama untuk beban permainan berat

Di balik konsep tersebut, GT 50 Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 8400 Ultimate dengan fabrikasi 4nm. Chipset ini diklaim mampu melaju hingga 3,25GHz, sehingga cocok untuk gim dengan grafis tinggi dan aktivitas multitasking harian.

Performa itu dipadukan dengan baterai 6.500mAh yang tergolong besar di kelasnya. Untuk pengisian ulang, perangkat ini mendukung pengisian kabel 45W dan pengisian nirkabel 30W, sehingga pengguna tetap punya opsi saat perlu mengisi daya di sela penggunaan.

Tombol bahu fisik untuk kontrol lebih presisi

Infinix juga menambahkan Pressure-Sense GT Trigger di sisi bahu ponsel. Fitur ini memakai dua tombol mekanis fisik dengan 10 tingkat sensitivitas tekanan untuk memberi kontrol yang lebih presisi saat bermain gim kompetitif.

CGMagOnline yang sempat menguji fitur tersebut menilai tombol bahu ini membantu meningkatkan akurasi permainan. Bagi pengguna yang terbiasa dengan respons cepat, keberadaan tombol fisik seperti ini bisa memberi pengalaman bermain yang lebih mendekati perangkat gim khusus.

Layar luas dan kamera tetap diperhatikan

GT 50 Pro membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1,5K. Panel ini mendukung refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits, sehingga tampilan tetap nyaman dipantau di berbagai kondisi pencahayaan.

Walau fokus utamanya ada pada gaming, sektor kamera juga tidak diabaikan. Perangkat ini dibekali kamera utama 50MP dengan OIS dan kamera ultra-lebar 8MP, sementara CGMagOnline menilai hasil foto cukup baik saat pencahayaan terang karena detail dan akurasi warna masih terlihat kuat.

Aksesori tambahan untuk menjaga suhu dan baterai

Selain fitur yang sudah tertanam di ponsel, Infinix turut memperkenalkan GT Magcharge Cooler 2.0 sebagai aksesori pendukung. Aksesori ini membawa wireless bypass charging yang menyalurkan listrik langsung ke prosesor tanpa melewati baterai.

Skema tersebut membantu menekan panas berlebih ketika ponsel dipakai bermain dalam waktu lama. Infinix juga menyebut pendekatan ini dapat membantu menjaga kesehatan sel baterai dalam jangka panjang.

Harga dan dukungan perangkat lunak

Dengan kombinasi pendingin mikro, chipset kencang, tombol bahu fisik, dan layar cepat, GT 50 Pro diposisikan sebagai ponsel gaming yang tidak hanya mengandalkan spesifikasi inti. Infinix juga menjanjikan pembaruan sistem operasi selama tiga tahun dan pembaruan keamanan hingga lima tahun untuk perangkat ini.

Berita Terbaru