Perak Antam Terkoreksi Di Dalam Negeri, Harga Global Malah Melaju Naik dan Investor Menahan Napas

Author: Redaksi Android62

Harga perak di pasar global justru bergerak naik saat harga perak Antam di dalam negeri kembali terkoreksi. Situasi yang berlawanan ini membuat sebagian investor lebih berhati-hati, karena sinyal dari pasar domestik dan internasional tidak sedang searah.

Pada Selasa, 2 Juni 2026, harga perak murni Antam turun Rp300 menjadi Rp49.650 per gram. Sementara itu, harga perak dunia menguat sekitar 1,17% ke level US$75,73 per troy ons, setelah sempat bergerak di kisaran US$75,6 per ons.

Rincian harga perak Antam

Berdasarkan data Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk, perak murni ukuran 250 gram tercatat Rp12.812.500. Jika sudah termasuk PPN 11%, nilainya menjadi Rp14.221.875.

Untuk ukuran 500 gram, perak murni dibanderol Rp24.825.000. Dengan PPN 11%, harga tersebut naik menjadi Rp27.555.750.

Produk Perak Antam Heritage juga ikut terpantau bergerak. Varian 31,1 gram berada di level Rp2.091.921, sedangkan ukuran 186,6 gram dibanderol Rp11.429.986 dan menjadi Rp12.687.284 jika sudah termasuk PPN 11%.

Dunia menguat, domestik justru melemah

Arah harga yang berbeda antara pasar lokal dan global menjadi sorotan utama. Di luar negeri, penguatan harga perak menunjukkan pasar masih bergerak dinamis dan sensitif terhadap faktor eksternal.

Namun, kenaikan harga dunia tidak selalu langsung tercermin penuh di pasar domestik. Perbedaan itu umumnya dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya distribusi, dan kebijakan harga produsen logam mulia di dalam negeri.

Karena itu, pelemahan harga perak Antam tidak otomatis berarti tekanan yang sama terjadi di pasar internasional. Kondisi ini justru memperlihatkan bahwa pergerakan harga perak masih bisa berbeda tergantung lokasi pasarnya.

Alasan perak mulai dilirik

Di tengah harga emas yang tinggi sepanjang 2026, sebagian investor mulai melirik perak sebagai alternatif yang lebih terjangkau. Harga yang lebih rendah membuat logam ini lebih mudah diakses, terutama bagi investor pemula.

Perak juga memiliki nilai industri yang kuat. Logam ini digunakan dalam elektronik, panel surya, kendaraan listrik, hingga industri kesehatan.

Permintaan dari sektor-sektor tersebut dapat menjadi penopang harga perak dalam jangka panjang. Meski begitu, perak dikenal lebih volatil dibandingkan emas sehingga pergerakannya bisa lebih tajam.

Faktor yang masih menentukan arah harga

Analis pasar menilai pergerakan perak sepanjang 2026 masih akan dipengaruhi banyak hal. Kebijakan suku bunga bank sentral global, kondisi ekonomi dunia, serta perkembangan sektor manufaktur dan energi terbarukan menjadi faktor yang paling diperhatikan.

Jika permintaan industri terus meningkat dan tekanan terhadap dolar AS mereda, harga perak berpotensi kembali menguat pada semester kedua tahun ini. Meski demikian, investor masih perlu menghadapi fluktuasi yang tinggi dalam waktu dekat.

Dalam kondisi seperti ini, pemantauan harga secara berkala menjadi penting sebelum membeli atau menjual perak. Untuk pembeli ritel maupun kolektor, Perak Heritage tetap punya daya tarik tambahan karena desain khusus dan kemasan eksklusif yang membedakannya dari perak batangan reguler.

Berita Terbaru