Daftar lima besar pemain terbaik Super League 2025/2026 menunjukkan persaingan yang sangat rapat, terutama karena Beckham Putra harus menghadapi empat pemain asing sekaligus. Komposisi ini langsung membuat perebutan penghargaan individu terasa lebih seimbang antara pemain lokal dan impor.
Nominasi yang diumumkan operator kompetisi pada Rabu (20/5) menempatkan Mariano Peralta dan Juan Villa dari Borneo FC, Federico Barba dari Persib, serta Allano Lima dari Persija bersama Beckham Putra. Kehadiran lima nama itu memperlihatkan bahwa penilaian musim ini tidak hanya mengarah ke satu klub atau satu jenis pemain.
Borneo FC dan Persib menjadi dua tim yang paling menonjol di kategori utama. Borneo FC mengirim dua wakil lewat Mariano Peralta dan Juan Villa, sedangkan Persib juga menempatkan dua nama melalui Beckham Putra dan Federico Barba.
Situasi tersebut membuat persaingan pemain terbaik tidak sekadar soal popularitas tim. Kontribusi masing-masing pemain sepanjang musim menjadi titik utama yang membentuk daftar nominasi ini.
Di kategori pemain muda terbaik, hanya ada tiga nama yang masuk daftar. Mereka adalah Dony Tri Pamungkas dari Persija, Rivaldo Pakpahan dari Borneo FC, dan Cahya Supriyadi dari PSIM Yogyakarta.
Persaingan di posisi kiper terbaik juga berlangsung ketat meski jumlah nominasinya terbatas. Tiga kiper yang masuk adalah Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Cahya Supriyadi dari PSIM, dan Igor Rodrigues dari Persita Tangerang.
Untuk pelatih terbaik, daftar nominasi diisi oleh Fabio eafundes dari Borneo FC, Bojan Hodak dari Persib, serta Paul Munster dari Bhayangkara Presisi Lampung FC. Sementara itu, kategori gol terbaik menampilkan tiga nama yaitu Hokky Caraka dari Persita, Randy Sanjaya dari Madura United, dan Muhammad Iqbal dari PSIM.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menilai musim ini berjalan sangat kompetitif hingga pekan terakhir. Ia melihat persaingan bukan hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam konsistensi penampilan individu.
Ferry menyebut nominasi ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi para nominator selama musim berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa penentuan kandidat tidak hanya mengandalkan statistik.
Penilaian itu turut melibatkan Technical Study Group Super League 2025/26, kontribusi pemain, sportivitas, dan konsistensi. Dengan pendekatan tersebut, daftar nominasi dibuat agar lebih merepresentasikan jalannya kompetisi secara menyeluruh.
Di tengah daftar yang didominasi pemain asing berpengaruh, Beckham Putra tetap berhasil menembus persaingan utama. Kondisi ini menjaga peluang pemain lokal untuk ikut bersaing merebut penghargaan individu di musim yang berjalan ketat sampai pekan terakhir.
Source: www.cnnindonesia.com






