Persib Punya 5-6 Pekan Menjawab Ujian Low Block Jelang Piala Presiden 2026

Persib Bandung menyiapkan waktu lima hingga enam pekan untuk menemukan cara yang lebih efektif membongkar pertahanan rendah atau low block. Tantangan ini menjadi perhatian utama pelatih Igor Tolic menjelang Piala Presiden 2026.

Skema pertahanan rapat dinilai dapat membatasi ruang gerak penyerang di area berbahaya. Persib karena itu tidak ingin menunggu pertandingan kompetitif untuk menguji pola serangannya.

Persoalan Sulit yang Dihadapi Sejak Pramusim

Low block merupakan pendekatan bertahan dengan garis pertahanan yang ditempatkan lebih dalam. Situasi tersebut membuat tim lawan memiliki ruang lebih sempit untuk mengalirkan umpan, bergerak tanpa bola, dan menciptakan peluang di dekat kotak penalti.

Tolic menilai membongkar pertahanan semacam itu merupakan salah satu pekerjaan paling rumit dalam sepak bola. Ia ingin timnya membiasakan diri mencari solusi sejak tahap awal persiapan musim.

“Menyerang ke tim yang menerapkan pertahanan low block adalah sesuatu yang sangat sulit dalam sepak bola. Jadi, kami melakukannya sejak dini dan ada waktu 5-6 pekan untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Tolic.

Periode tersebut akan digunakan untuk mematangkan pola serangan Persib Bandung ke area pertahanan lawan. Persiapan itu juga menjadi bagian dari upaya menyatukan respons pemain sebelum musim 2026/2027 dimulai.

Komunikasi Menjadi Dasar Permainan

Materi taktik mulai diberikan setelah skuad Maung Bandung menjalani pemulihan kebugaran selama sepekan. Latihan berlangsung di Lapangan Pendamping Gelora Bandung Lautan Api pada Kamis, 16 Juli 2026.

Tolic menempatkan komunikasi sebagai unsur penting dalam setiap fase permainan. Pemain diharapkan dapat bergerak serempak saat bertahan, menyerang, melakukan transisi, maupun membangun serangan balik.

“Pada dasarnya, latihan saat ini soal komunikasi bagaimana ketika kami bertahan dan menyerang bersama-sama, melakukan serangan balik dan menyerang ke pertahanan,” kata Tolic. Penekanan itu menunjukkan bahwa solusi atas low block tidak hanya bergantung pada kreativitas individu.

Koordinasi antarpemain dibutuhkan agar sirkulasi bola tetap berjalan ketika ruang di depan kotak penalti tertutup. Persib juga perlu memastikan pergerakan tanpa bola dapat membuka pilihan umpan bagi pemain yang menguasai bola.

Transisi Tidak Dikesampingkan

Selain mengasah serangan menghadapi blok rendah, Persib tetap mempertahankan perhatian pada transisi permainan. Aspek tersebut disebut sebagai salah satu kekuatan tim ketika menjuarai Super League 2025/2026.

Transisi mencakup perubahan cepat dari bertahan ke menyerang dan dari menyerang ke bertahan. Dengan komunikasi yang lebih teratur, para pemain diharapkan mampu merespons perubahan situasi secara kolektif.

Latihan ini juga memiliki tujuan defensif yang jelas. Tolic berharap lini belakang Persib semakin sulit ditembus sepanjang kompetisi mendatang.

Kondisi Sejumlah Pemain

PemainKondisiPenanganan
Gabriel MutomboAbsen karena sakitBelum mengikuti latihan tim
Febri HariyadiDalam pemulihan cederaBerlatih bersama fisioterapis klub

Program Persib juga harus menyesuaikan kondisi Gabriel Mutombo dan Febri Hariyadi. Bek asal Prancis itu absen akibat sakit, sedangkan Febri masih menjalani pemulihan cedera bersama fisioterapis klub.

Piala Presiden 2026 menjadi ruang awal bagi Tolic untuk menilai perkembangan latihan tersebut. Persib akan melanjutkan pematangan kebugaran, pertahanan, transisi, dan pola serangan agar lebih siap menghadapi lawan yang memilih bertahan rapat.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terkait