Persija Minta Bobotoh Tak Hadir di Segiri, Pengamanan Laga Kontra Persib Diperketat

Persija meminta bobotoh tidak datang ke Stadion Segiri, Samarinda, saat laga melawan Persib Bandung digelar. Klub menegaskan bahwa pembatasan itu harus dihormati agar pertandingan berjalan aman, nyaman, dan terkendali.

Imbauan tersebut disampaikan Persija melalui akun X resmi @Persija_Jkt pada Kamis (7/5/2026). Dalam pernyataannya, Persija menekankan bahwa pendukung Persib tidak perlu memaksakan diri hadir di area pertandingan maupun lingkungan sekitar stadion.

Status pertandingan tetap menjadi perhatian karena laga ini tetap membuka akses bagi suporter tuan rumah. Di sisi lain, suporter tim tamu diminta absen sesuai aturan yang berlaku demi menjaga situasi di stadion tetap tertib.

Keputusan dipindahkan ke Samarinda

Laga Persija kontra Persib sebelumnya sudah diputuskan berpindah ke Stadion Segiri. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, dengan pengaturan yang tetap mengizinkan penonton pendukung Persija sebagai tuan rumah.

Pemindahan lokasi membuat aspek keamanan menjadi sorotan utama. Pertemuan dua tim dengan basis suporter besar seperti Persija dan Persib memang kerap memerlukan pengamanan lebih ketat.

Alasan pemindahan pertandingan

Keputusan memindahkan laga diambil pada Rabu (6/5/2026) setelah rapat koordinasi di kompleks Mabes Polri. Pertemuan itu melibatkan operator liga, panitia penyelenggara, manajemen klub, dan pihak kepolisian.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Ferry Paulus, menyebut langkah tersebut lahir setelah diskusi intensif dengan kepolisian. Ia menegaskan bahwa faktor keamanan menjadi dasar utama dalam menentukan pemindahan venue.

Ferry juga menjelaskan bahwa agenda di Jakarta sepanjang Mei 2026 cukup padat. Kondisi itu ikut mendorong pilihan untuk memindahkan pertandingan agar laga tetap bisa digelar.

Penundaan dinilai lebih berisiko

Dalam pertimbangannya, opsi memindahkan pertandingan dinilai lebih aman daripada menunda. Penundaan dianggap berpotensi mengganggu jadwal kompetisi yang sudah memasuki pekan-pekan terakhir.

Karena itu, pertandingan tetap diarahkan berjalan sesuai rencana dengan pengaturan yang lebih ketat. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keselamatan dan kelancaran kompetisi ditempatkan sebagai prioritas.

Persija pun menegaskan kembali agar bobotoh tidak hadir di stadion maupun di sekitar lokasi laga. Imbauan itu menjadi bagian dari upaya menjaga pertandingan berjalan tanpa gangguan di Stadion Segiri.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait