Persija U-20 Kunci Gelar EPA Super League, Evan Jadi Pembeda di Final Ketat Lawan Malut United

Persija Jakarta U-20 memastikan trofi Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/2026 setelah menaklukkan Malut United FC U-20 dengan skor 1-0 di final. Satu gol Theodore Evan Leeming pada menit ke-41 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Minggu (17/5/2026).

Kemenangan ini memberi makna tersendiri bagi Persija muda. Sebelumnya, Persija Jakarta U-18 lebih dulu kalah lewat adu penalti dari Malut United pada final EPA U-18, sehingga gelar dari tim U-20 menjadi balasan yang sangat penting bagi Macan Kemayoran muda.

Final berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal karena kedua tim sama-sama tampil disiplin dan sama-sama mengincar gelar. Persija mampu memaksimalkan peluang yang datang lebih dulu, sementara Malut United terus berupaya mencari celah untuk menyamakan keadaan.

Gol penentu lahir saat Leeming melihat ruang di kotak penalti dan langsung melepaskan tembakan keras kaki kanan. Bola yang dilepasnya membawa Persija unggul 1-0, dan keunggulan itu bertahan hingga pertandingan selesai.

Setelah memimpin, Persija tidak memilih bermain terlalu pasif. Mereka tetap menjaga tekanan dan berusaha mengontrol jalannya laga, meski Malut United terus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Tekanan di babak kedua

Memasuki babak kedua, Persija kembali menekan pertahanan lawan dan memaksa Malut United bekerja keras di belakang. Pada menit ke-53, Ahmad Mujadid sempat dilanggar ketika berada dalam situasi berbahaya, dan dari momen itu Ilham Maradjabessy menerima kartu kuning.

Persija juga punya kesempatan melalui Dicky Kurniawan pada menit ke-63, tetapi bola sepakannya melenceng tipis dari gawang M Alfarezi. Di sisi lain, Malut United membalas dengan ancaman pada menit ke-66, namun peluang itu belum cukup untuk mengubah skor.

Menjelang akhir laga, tensi tetap tinggi karena kedua tim sama-sama menjaga peluang terakhir mereka. Pada menit ke-80, sepakan Ridho Syuhada masih bisa diamankan kiper Hafizh Rizkianur, dan Persija pun berhasil mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang berbunyi.

Modal kuat dari fase kompetisi

Gelar juara ini tidak lepas dari perjalanan Persija U-20 yang memang tampil sangat dominan sepanjang musim. Mereka menjuarai Grup A dengan 83 poin dari 32 pertandingan, mencetak 110 gol, dan hanya kebobolan 16 kali.

Catatan itu memperlihatkan keseimbangan permainan Persija di semua lini. Tim ini tajam saat menyerang dan rapat saat bertahan, sehingga mampu menjaga konsistensi sampai menembus final dan keluar sebagai juara.

Malut United U-20 sendiri datang ke partai puncak dengan status juara Grup B setelah mengumpulkan 67 poin. Namun, modal tersebut belum cukup untuk menahan efektivitas Persija dalam laga final yang hanya ditentukan oleh satu gol.

Trofi EPA Super League U-20 musim 2025/2026 sekaligus menegaskan kuatnya pembinaan usia muda Persija Jakarta. Kemenangan atas Malut United menambah nilai dari pencapaian itu karena diraih melalui final yang berjalan ketat dan menuntut ketenangan hingga menit akhir.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait