Persis Solo datang ke Stadion Kanjuruhan dengan modal yang tidak buruk. Tim berjuluk Laskar Samber Nyawa itu tidak terkalahkan dalam delapan laga terakhir dan mengumpulkan 14 poin dari rentang tersebut.
Situasi itu membuat laga melawan Arema FC tidak bisa dipandang ringan. Di sisi lain, pertandingan pekan ke-28 Super League 2025/2026 ini juga sangat penting bagi tuan rumah yang sedang membidik posisi sepuluh besar klasemen.
Bagi Arema FC, kemenangan atas Persis Solo menjadi kebutuhan yang cukup jelas. Saat ini Singo Edan menempati peringkat ke-11 dengan 35 poin, hanya terpaut dua angka dari Bali United yang ada di posisi ke-10.
Selisih yang tipis itu membuat hasil di kandang bisa langsung mengubah papan tengah klasemen. Karena itu, tiga poin di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (18/4/2026), menjadi target yang sulit ditawar.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai jarak poin antar tim memberi tekanan sekaligus dorongan bagi para pemain. Menurut dia, kondisi tersebut dapat memacu tim untuk tetap agresif dan menjaga fokus selama pertandingan berlangsung.
“Poin kami tidak terlalu jauh dari tim yang di bawah, tetapi juga dekat dengan tim yang berada di atas. Ini menjadi motivasi bagi pemain supaya bisa bermain bagus dan mendapatkan poin penuh,” ujar Marcos dalam konferensi pers yang dilansir ANTARA.
Marcos juga menyebut persiapan tim berjalan baik. Ia melihat laga ini punya arti besar untuk perjalanan Arema pada sisa musim karena hasilnya bisa ikut menentukan arah persaingan di papan tengah.
Dukungan Aremania turut menjadi faktor yang membuat laga kandang terasa berbeda. Bermain di Kanjuruhan memberi keuntungan psikologis bagi Arema, terutama untuk menjaga intensitas dan rasa percaya diri sejak menit awal.
Kiper Arema FC, Lucas Frigeri, menegaskan bahwa pertandingan ini juga menyangkut harga diri tim. Ia mengatakan para pemain sudah menyiapkan fisik dan mental selama sepekan terakhir agar bisa tampil maksimal di depan suporter sendiri.
“Kami sudah melakukan persiapan yang maksimal termasuk mental semua pemain. Kami siap bertanding di kandang sendiri apalagi dukungan Aremania menjadi semangat kami,” kata Frigeri dilansir beritajatim.com.
Frigeri menambahkan bahwa kemenangan adalah cara paling tepat untuk membalas dukungan publik Malang. Sikap itu menunjukkan Arema tidak hanya mengincar aman di klasemen, tetapi juga ingin memperlihatkan konsistensi di hadapan pendukungnya.
Meski begitu, Persis Solo bukan lawan yang datang tanpa kepercayaan diri. Catatan delapan pertandingan tanpa kekalahan membuat tim tamu punya modal stabil untuk menghadapi tekanan di kandang Arema.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, juga menekankan bahwa posisi klasemen tidak cukup untuk menilai kekuatan Arema. Ia memperkirakan pertandingan berjalan ketat dan meminta timnya tampil disiplin sejak awal.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Arema, kami akan mencoba menampilkan permainan terbaik. Kami siap berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal untuk membawa posisi lebih baik untuk Persis,” kata Milo pada sesi Pre Match Press Conference yang dikutip RRI.
Misi Persis sendiri berbeda dari tuan rumah karena mereka masih berjuang menjauh dari ancaman degradasi. Saat ini Laskar Samber Nyawa berada di posisi ke-15 dengan 24 poin, hanya satu angka di atas Madura United yang menempati batas akhir zona merah.
Dengan kebutuhan yang sama-sama besar, laga di Kanjuruhan diperkirakan berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal. Arema mengejar peluang masuk sepuluh besar, sementara Persis mencoba mempertahankan tren positif agar tidak tergelincir di zona bawah klasemen.
