Persita Tangerang memulai pramusim dengan keputusan besar yang langsung mengubah wajah skuad. Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu resmi melepas 13 pemain menjelang kompetisi 2026/2027.
Langkah tersebut menandai awal baru dalam penyusunan tim, sekaligus memberi sinyal bahwa Persita tengah menyiapkan komposisi yang berbeda untuk menghadapi musim berikutnya. Keputusan ini juga membuat klub harus bergerak lebih cepat dalam membangun ulang kedalaman skuad.
Pengumuman pelepasan pemain itu disampaikan melalui laman resmi klub. Dari total 13 nama yang tidak lagi berseragam Persita, empat di antaranya merupakan pemain asing dan sembilan lainnya pemain lokal.
Empat pemain asing masuk daftar keluar
Di antara nama yang dilepas, empat pemain asing menjadi sorotan karena cukup dikenal dalam komposisi tim. Mereka adalah Bae Sin Yeong asal Korea Selatan, Matheus Alves dari Brasil, Dejan Racic dari Montenegro, dan Ramon Bueno dari Spanyol.
Keempatnya kini dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Persita untuk musim mendatang. Situasi ini menambah pekerjaan klub dalam merapikan ulang struktur tim sejak masa pramusim.
Persiapan lebih awal untuk persaingan baru
Dengan banyaknya pemain yang berakhir kontraknya, Persita harus menata ulang tim dari fase awal persiapan. Perubahan ini memberi ruang bagi pembaruan komposisi, namun sekaligus menuntut penyesuaian cepat agar tim tetap siap bersaing.
Di sisi lain, keputusan melepas 13 pemain sekaligus memperlihatkan bahwa klub tidak sekadar melakukan penyesuaian kecil. Persita tampak menyiapkan fondasi baru untuk menyongsong persaingan di BRI Super League, dengan harapan skuad yang terbentuk nanti lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Perombakan besar pada masa pramusim seperti ini biasanya menjadi penanda arah kebijakan klub. Bagi Persita, langkah tersebut menjadi titik awal untuk membangun kembali kekuatan sebelum musim 2026/2027 dimulai.
Source: megapolitan.antaranews.com






