7 Perubahan Windows 11 26H2 yang Paling Terasa, dari Start Menu sampai Keamanan

Perubahan paling besar di Windows 11 26H2 justru ada pada hal-hal yang paling sering disentuh pengguna setiap hari. Mulai dari Start menu, Taskbar, pencarian, hingga tombol daya, Microsoft menyiapkan serangkaian penyesuaian yang membuat sistem terasa lebih fleksibel dan tidak terlalu kaku.

Microsoft sudah mengonfirmasi Windows 11 versi 26H2 sebagai pembaruan fitur tahunan berikutnya. Rilis ini diperkirakan hadir pada paruh kedua 2026, dan model pembaruannya akan memakai enablement package yang kecil, seperti pada 25H2.

Start menu dan Taskbar dibuat lebih mudah diatur

Salah satu perubahan yang paling mudah dirasakan ada di Taskbar. Windows 11 26H2 diperkirakan memberi opsi untuk memindahkan Taskbar ke posisi mana pun di layar serta mengecilkannya lewat Settings > Personalization > Taskbar pada bagian “Taskbar behaviors”.

Start menu juga mendapat penyegaran yang lebih praktis. Microsoft menyiapkan pengaturan ukuran kecil dan besar secara manual, lalu menyederhanakan tata letaknya agar aplikasi yang dipin lebih mudah diatur dan aplikasi terpasang lebih mudah dijelajahi.

BagianPerubahan yang DisiapkanLokasi Pengaturan
TaskbarBisa dipindah ke posisi mana pun dan dikecilkanSettings > Personalization > Taskbar
Start menuUkuran kecil dan besar dapat diatur manualSettings > Personalization > Start
Bagian tampilannyaTata letak disederhanakan agar lebih rapiSettings > Personalization > Start

Bagian “Recommended” juga diganti menjadi “Recent”, lalu pengguna bisa menampilkan atau menyembunyikan Pinned, Recent, dan All secara independen. Microsoft bahkan memberi kontrol privasi tambahan dengan opsi menyembunyikan nama dan foto profil dari Start menu saat presentasi.

Pencarian, pembaruan, dan daya mendapat kontrol yang lebih jelas

Di sisi pencarian, Microsoft akhirnya menyiapkan opsi mematikan hasil web. Bagi banyak pengguna, hal ini terasa lebih berguna karena pencarian di Windows lebih sering dipakai untuk file, setelan, dan aplikasi lokal dibanding hasil Bing.

Opsi tersebut direncanakan muncul di Settings > Privacy & security > Search, tepatnya di bawah “Show suggested search results”. Di area yang sama, pengguna juga akan menemukan pilihan untuk mencegah hasil pencarian menampilkan aplikasi Microsoft Store.

Windows Update ikut dibenahi agar lebih mudah dikendalikan. Pengguna bisa menjeda pembaruan sampai 35 hari lewat pengaturan berbasis kalender di Settings > Windows Update, dan penundaan itu bisa dilakukan berkali-kali.

Microsoft juga ingin mengurangi reboot bulanan menjadi satu kali dengan menyelaraskan jadwal instalasi driver, produk, dan firmware bersama quality update. Halaman Windows Update pun akan mengelompokkan unduhan dalam satu bagian “Available updates”, dengan label driver yang lebih jelas.

Selain itu, menu Start akan menampilkan perintah restart dan shut down tanpa memasang pembaruan. Perubahan kecil ini memberi pengguna kendali lebih besar saat perangkat harus dimatikan cepat.

Ask Copilot dan Run dialog membawa tampilan yang lebih modern

Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Ask Copilot. Fitur ini menambah kotak pencarian baru yang menggabungkan Copilot langsung ke pengalaman pencarian, sehingga pengguna bisa tetap mencari file, membuka aplikasi, atau menemukan pengaturan sambil memakai bantuan AI.

Ask Copilot juga bersifat opsional, sehingga Windows Search tidak dipaksa diganti. Fitur ini disebut tersedia untuk Copilot+ PC maupun PC biasa melalui Settings > Personalization > Taskbar.

Run dialog juga ikut diperbarui dengan desain yang lebih modern. Microsoft memberi sudut membulat, jarak antar elemen yang lebih rapi, serta tampilan yang lebih selaras dengan bahasa visual Windows 11.

Versi barunya juga lebih besar, memiliki bidang input yang lebih lebar, menampilkan “recent commands” di atas kotak teks, dan bisa memperlihatkan aplikasi yang cocok saat pengguna mengetik beserta ikonnya. Desain baru ini bersifat opsional dan dapat dipilih lewat Settings > System > Advanced pada opsi “Run dialog”.

Keamanan mendapat lapisan tambahan

Di sisi keamanan, Administrator Protection menjadi fitur yang paling menarik perhatian. Fitur ini mengubah cara Windows menangani hak administrator dengan menambahkan perlindungan ekstra pada proses yang ditinggikan, sehingga perangkat lunak berbahaya lebih sulit mendapatkan akses penuh ke sistem.

Cara kerjanya memakai akun sementara untuk menjalankan tugas, lalu akun itu dihapus setelah tugas selesai. Fitur ini juga disebut akan menggantikan User Account Control dan menggunakan Windows Hello untuk autentikasi, dengan akses melalui halaman “Account protection” di Windows Security.

Sejumlah perubahan itu masih berasal dari saluran Experimental Windows Insider dan belum final. Microsoft masih bisa mengubah atau menghapusnya, sementara penyebarannya ke perangkat yang kompatibel juga akan dilakukan bertahap setelah rilis umum.

Berita Terkait