Pesan terakhir komedian senior Temon kepada putrinya, Rika Irliani, kini menjadi kenangan paling berharga bagi keluarga. Nasihat itu disampaikan hanya beberapa hari sebelum Temon meninggal dunia dan terus diingat oleh Rika hingga saat ini.
Rika, yang akrab disapa Rambu, mengatakan komunikasi terakhir dengan sang ayah terjadi pada Rabu (8/7/2026). Dalam percakapan itu, Temon meminta putrinya untuk tetap menjadi orang baik, tidak merepotkan orang lain, menjauhi sikap jahat, dan selalu menjadi diri sendiri.
Nasihat yang Terus Dikenang
“Saat komunikasi terakhir, Papa bilang aku harus jadi orang yang baik, enggak boleh ngerepotin orang, jangan jadi orang jahat dan tetap jadi diri sendiri,” ujar Rika. Menurut dia, pesan tersebut terasa semakin berarti karena datang dari sosok ayah yang selama ini dikenal suportif dan dekat dengan anak-anaknya.
Rika mengenang Temon sebagai figur yang kerap membantu dirinya saat kesulitan mengerjakan tugas sekolah. Ia menilai perhatian sang ayah tidak hanya hadir dalam obrolan sehari-hari, tetapi juga dalam pendampingan yang ia rasakan selama tumbuh besar.
Wisuda yang Menjadi Pertemuan Terakhir Keluarga
Momen yang paling membekas bagi Rika terjadi pada wisuda akhir Juni 2026, ketika seluruh keluarga besar berkumpul untuk merayakan keberhasilannya menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana. Saat itu, ia merasa sangat bahagia karena bisa melihat keluarganya hadir lengkap di hari penting tersebut.
Dalam perbincangan yang dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi dan diberitakan beritasatu.com, Rika menyebut foto bersama Temon di hari wisuda menjadi salah satu kenangan terindah yang kini tersisa. Temon juga menunjukkan kebanggaannya melalui unggahan di akun Instagram @temontemplar27 dengan tulisan, “Anak gue wisuda, cumlaude coy.”
| Peristiwa | Waktu | Inti Kejadian |
|---|---|---|
| Komunikasi terakhir | Rabu (8/7/2026) | Temon memberi nasihat agar putrinya tetap baik dan menjadi diri sendiri |
| Wisuda Rika | Akhir Juni 2026 | Keluarga besar berkumpul dan Temon berfoto bersama putrinya |
| Kepergian Temon | Minggu (12/7/2026) pagi | Temon meninggal dunia setelah sempat mengalami sesak napas |
Sakit yang Tidak Banyak Dikeluhkan
Di sisi lain, Rika mengaku keluarga tidak banyak mengetahui keluhan kesehatan yang dirasakan Temon sebelum meninggal dunia. Menurut dia, almarhum lebih sering menunjukkan ketegaran dan tidak pernah banyak bercerita soal sakit yang dialaminya.
“Beliau enggak pernah ngeluh ke aku, jadi kayak nunjukin dia kuat gitu,” kata Rika. Sikap itu membuat keluarga semakin merindukan sosok Temon yang dikenal menghadirkan tawa, tidak hanya di layar kaca, tetapi juga di rumah.
Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi setelah sempat mengalami sesak napas dan diduga terkena serangan jantung di rumahnya. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Mampang, Jakarta Selatan, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pada pukul 08.45 WIB.
Kepergian Temon menutup perjalanan panjang seorang komedian yang akrab di hati pemirsa. Bagi Rika dan keluarga, yang tetap tinggal adalah pesan sederhana dari seorang ayah yang mengajarkan untuk tetap baik, tetap jadi diri sendiri, dan tidak merepotkan orang lain.
Source: www.beritasatu.com






