PG Assembagoes Tembus 5.500 TCD, Langkah SGN Makin Dekat ke Swasembada Gula

PG Assembagoes mencatat capaian giling 5.500 Ton Cane per Day atau TCD pada musim giling 2026. Pencapaian itu diraih pada 9 Juni 2026 dan menjadi salah satu sinyal perbaikan nyata di lini produksi gula nasional.

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menilai hasil tersebut memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung program swasembada gula nasional. Capaian itu juga menunjukkan bahwa kinerja operasional pabrik terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Kolaborasi menjadi penopang utama

Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta, menyebut keberhasilan ini lahir dari sinergi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses bisnis perusahaan. Kolaborasi itu mencakup perusahaan, petani tebu, karyawan, dan seluruh mitra kerja.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas gula nasional. SGN juga menyatakan dukungannya terhadap target swasembada gula yang dicanangkan pemerintah.

Dukungan lapangan ikut menentukan

General Manager PG Assembagoes, Mulyono, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pencapaian itu. Menurut dia, hasil giling 5.500 TCD tidak lepas dari dukungan, kerja sama, dan kontribusi seluruh pihak yang terlibat.

Mulyono menilai semangat kebersamaan, dedikasi, dan kerja keras menjadi faktor penting yang mendorong hasil tersebut. Ia menyebut capaian itu sebagai buah dari keterlibatan banyak pihak dalam menjaga kelancaran operasional pabrik.

Fokus berikutnya adalah perbaikan berkelanjutan

SGN memandang keberhasilan PG Assembagoes sebagai momentum untuk mendorong perbaikan berkelanjutan di seluruh unit operasional. Fokus berikutnya diarahkan pada peningkatan efisiensi proses, optimalisasi pemanfaatan teknologi, dan penguatan kemitraan dengan petani tebu.

Sebagai subholding gula PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT SGN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kinerja terbaik. Perusahaan menargetkan kontribusi yang lebih kuat bagi ketahanan pangan nasional serta industri gula Indonesia yang modern, efisien, dan berdaya saing global.

Source: www.pawartajatim.com

Berita Terkait