Daftar 48 peserta Piala Dunia 2026 langsung membuat peta persaingan terlihat lebih padat sejak fase grup. Dengan jumlah tim yang jauh lebih banyak dibanding edisi sebelumnya, turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini memberi ruang bagi lebih banyak unggulan untuk merasakan ujian sejak awal.
Yang menarik, beberapa tim besar sudah bergerak lebih cepat dengan merilis skuad awal. Brasil, Prancis, dan Jepang termasuk di antara negara yang sudah mengumumkan daftar pemain untuk Piala Dunia 2026 pada Jumat, 29/5/26, sehingga persiapan mereka tampak lebih dulu dibanding banyak peserta lain.
Grup berat sudah menunggu para favorit
Peluang unggulan untuk melaju mulus tidak terlihat besar jika melihat hasil undian grup. Brasil langsung berada satu grup dengan Maroko, Haiti, dan Skotlandia, sementara Prancis harus menghadapi Senegal, Irak, dan Norwegia.
Jepang juga tidak mendapat jalan ringan karena tergabung bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia di Grup F. Nama Belanda kembali mencuri perhatian karena tradisinya di ajang besar, sedangkan Jepang membawa reputasi yang sama kuatnya di turnamen internasional.
Situasi serupa juga dialami Jerman dan Spanyol yang masuk ke grup menantang. Jerman satu grup dengan Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador, sedangkan Spanyol akan bersaing dengan Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.
Tuan rumah ikut memberi warna
Selain tim unggulan, tiga tuan rumah juga punya panggung besar dalam format baru ini. Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tampil di hadapan publik sendiri, dan keberadaan mereka di tiga negara berbeda membuat turnamen terasa lebih tersebar dari biasanya.
Meksiko membuka persaingan di Grup A bersama Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Republik Ceko. Kanada berada di Grup B bersama Bosnia dan Herzegovina, Qatar, dan Swiss, sedangkan Amerika Serikat masuk Grup D bersama Paraguay, Australia, dan Turki.
Dukungan suporter lokal bisa menjadi faktor yang ikut memengaruhi jalannya fase grup. Dalam turnamen yang dibagi ke tiga negara, atmosfer stadion dari para pendukung tuan rumah berpotensi memberi dorongan tambahan saat laga-laga penting berlangsung.
Komposisi peserta makin merata
Kehadiran 48 tim juga memperlihatkan sebaran kekuatan yang lebih luas. Selain nama-nama besar seperti Brasil, Prancis, Jerman, Spanyol, Argentina, Portugal, Inggris, dan Belanda, ada banyak tim lain yang siap mengubah peta persaingan.
Argentina menempati Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Portugal berada di Grup K bersama RD Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia, sementara Inggris menutup daftar Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.
Belgia juga masuk daftar tim yang menghadapi grup yang tidak mudah. Mereka tergabung bersama Mesir, Iran, dan Selandia Baru, sehingga babak awal diperkirakan tetap penuh tekanan bagi semua unggulan.
Daftar lengkap grup Piala Dunia 2026
Grup A diisi Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Republik Ceko. Grup B berisi Kanada, Bosnia dan Herzegovina, Qatar, dan Swiss.
Grup C dihuni Brasil, Maroko, Haiti, dan Skotlandia, sedangkan Grup D ditempati Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki. Grup E berisi Jerman, Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador, lalu Grup F diisi Belanda, Jepang, Swedia, dan Tunisia.
Grup G menampilkan Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru. Grup H berisi Spanyol, Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay, sementara Grup I dihuni Prancis, Senegal, Irak, dan Norwegia.
Grup J menampilkan Argentina, Aljazair, Austria, dan Yordania. Grup K mempertemukan Portugal, RD Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia, lalu Grup L diisi Inggris, Kroasia, Ghana, dan Panama.
Dengan susunan seperti ini, Piala Dunia 2026 diperkirakan menghadirkan fase grup yang jauh lebih rapat dan sulit ditebak. Format baru memang membuka lebih banyak slot untuk peserta, tetapi justru membuat setiap tim unggulan harus menghadapi tantangan lebih awal sebelum memasuki fase gugur.
Source: tribratanews.polri.go.id






