Piala Dunia 2030 Menembus Tiga Benua, Arab Saudi Bersiap Gelar Edisi 2034

Author: Redaksi Android62

Peta penyelenggaraan Piala Dunia setelah 2026 akan berubah besar. Edisi 2030 dijadwalkan berlangsung di tiga benua, sedangkan Arab Saudi telah ditetapkan sebagai tuan rumah tunggal Piala Dunia 2034.

FIFA mengesahkan kedua penunjukan tersebut dalam Kongres Luar Biasa virtual pada 11 Desember 2024. Keputusan ini menempatkan turnamen sepak bola terbesar dunia dalam format lintas kawasan yang belum pernah diterapkan sebelumnya.

Arab Saudi Menyiapkan Infrastruktur untuk 2034

Piala Dunia 2034 direncanakan memakai 15 stadion yang tersebar di lima kota Arab Saudi. Kota tersebut adalah Riyadh, Jeddah, Al Khobar, Abha, dan Neom.

Selain stadion, Arab Saudi menyiapkan atau membangun 132 lapangan latihan untuk kebutuhan seluruh peserta. Turnamen ini akan menjadi Piala Dunia pertama berformat 48 tim yang digelar di satu negara.

Rencana 2034 Data
Tuan rumah Arab Saudi
Kota penyelenggara Riyadh, Jeddah, Al Khobar, Abha, Neom
Jumlah stadion 15 stadion
Lapangan latihan 132 lapangan
Format peserta 48 tim

FIFA belum menetapkan tanggal resmi pelaksanaan Piala Dunia 2034. Suhu musim panas yang sangat tinggi di Arab Saudi membuat pilihan periode yang lebih sejuk menjadi pertimbangan penting.

Jadwal musim dingin seperti Piala Dunia Qatar 2022 masih berupa perkiraan. FIFA juga perlu menyesuaikan kalender dengan liga domestik, Liga Champions, turnamen konfederasi, dan agenda keagamaan di Arab Saudi.

Penunjukan Arab Saudi memunculkan perhatian dari organisasi hak asasi manusia, kelompok pekerja migran, dan serikat pekerja internasional. Perlindungan pekerja proyek, kebebasan berekspresi, hak perempuan, serta keselamatan kelompok tertentu menjadi isu yang disorot.

Pemerintah Arab Saudi menempatkan turnamen tersebut sebagai bagian dari transformasi ekonomi Vision 2030. Investasi olahraga diarahkan untuk mendukung pariwisata, hiburan, transportasi, dan pengembangan ekonomi nonminyak.

Enam Negara Terlibat pada Piala Dunia 2030

Piala Dunia 2030 akan berpusat di Spanyol, Portugal, dan Maroko. Tiga negara itu akan menggelar hampir seluruh pertandingan kompetisi.

Uruguay, Argentina, dan Paraguay mendapat kesempatan menggelar tiga pertandingan pembuka khusus untuk memperingati 100 tahun Piala Dunia. Format tersebut membawa perayaan seabad turnamen kembali ke Amerika Selatan, tempat edisi perdana digelar pada 1930.

Edisi Tuan Rumah Utama Negara Pendukung
Piala Dunia 2030 Spanyol, Portugal, Maroko Uruguay, Argentina, Paraguay
Piala Dunia 2034 Arab Saudi

Uruguay memiliki peran simbolis melalui laga di Estadio Centenario, Montevideo. Stadion tersebut menjadi lokasi final Piala Dunia pertama pada 1930.

Argentina dijadwalkan menggelar pertandingan peringatan di Estadio Monumental, Buenos Aires. Paraguay juga akan mencatat sejarah karena untuk pertama kali menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia melalui laga di Asunción.

Tiga pertandingan peringatan dirancang berlangsung pada 8 hingga 9 Juni 2030. Pembukaan utama di Spanyol, Portugal, dan Maroko direncanakan sekitar 13 hingga 14 Juni, sementara final ditargetkan pada 21 Juli 2030.

FIFA belum menetapkan stadion final secara resmi. Tim yang bermain di Amerika Selatan direncanakan memperoleh waktu untuk perjalanan, pemulihan, adaptasi, dan persiapan sebelum melanjutkan pertandingan di Eropa atau Afrika Utara.

Perebutan Venue Final dan Agenda Berikutnya

Sebanyak 23 stadion masuk proposal Piala Dunia 2030, terdiri dari 11 stadion di Spanyol, tiga di Portugal, enam di Maroko, serta masing-masing satu stadion di Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Santiago Bernabéu di Madrid menjadi kandidat kuat karena pernah menjadi venue final Piala Dunia 1982.

Camp Nou di Barcelona menawarkan kapasitas lebih dari 100.000 penonton setelah renovasi. Maroko menyiapkan Grand Stade Hassan II di Casablanca dengan kapasitas sekitar 115.000 penonton dan berharap stadion itu dapat menjadi lokasi final.

Menurut Medcom.id, proyek Piala Dunia 2030 juga terkait pembangunan bandara, kereta, jalan raya, transportasi kota, dan pariwisata di Maroko. Negara tersebut diperkirakan mengalokasikan sekitar USD1,4 miliar untuk enam stadionnya, meski rencana itu memicu kritik terkait prioritas anggaran publik.

FIFA belum menetapkan tuan rumah Piala Dunia 2038 dan 2042. Wacana yang beredar mencakup proposal lintas Pasifik melibatkan Selandia Baru, Fiji, dan Amerika Serikat, serta kemungkinan pencalonan Jerman.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru