Pilih Alpukat Yang Pas Dimakan, 3 Tanda Sederhana Ini Membantu Menghindari Salah Beli

Saat memilih alpukat, banyak pembeli hanya mengandalkan tampilan luar. Padahal, buah yang terlihat meyakinkan belum tentu sudah siap dimakan ketika dibawa pulang.

Karena itu, mengenali tanda alpukat matang bisa membantu mencegah salah beli. Tiga langkah sederhana cukup untuk membedakan alpukat yang siap santap hari ini, besok, atau masih perlu disimpan beberapa hari lagi.

Sesuaikan pilihan dengan waktu konsumsi

Cara paling praktis memilih alpukat adalah menyesuaikannya dengan kapan buah itu akan dimakan. Jika alpukat baru akan dikonsumsi beberapa hari kemudian, pilih yang masih keras dan berwarna hijau.

Sebaliknya, untuk kebutuhan hari ini atau keesokan hari, pilih alpukat yang sudah lebih lembut. Strategi ini membuat buah matang tepat saat dibutuhkan tanpa harus menunggu terlalu lama.

Membeli alpukat yang masih keras juga memberi keuntungan lain. Buah seperti ini bisa dimatangkan sendiri di rumah dan tidak mudah rusak karena terlalu sering ditekan orang saat berada di supermarket.

Perhatikan warna kulitnya

Warna kulit bisa menjadi petunjuk awal sebelum alpukat disentuh. Alpukat yang matang dan segar umumnya berwarna hijau tua hingga hampir hitam.

Jika kulitnya masih hijau cerah, buah itu biasanya belum siap dimakan. Untuk pilihan yang lebih cepat dikonsumsi, alpukat dengan warna hitam, ungu-hitam, atau hitam kemerahan cenderung lebih sesuai.

Meski begitu, warna tidak boleh dijadikan satu-satunya acuan. Ada juga alpukat yang warnanya lebih terang tetapi sudah matang, jadi pemeriksaan perlu dilanjutkan dengan cara lain.

Selain warna, kondisi permukaan kulit juga penting dilihat. Alpukat dengan warna yang merata dan tanpa tanda memar umumnya lebih aman dipilih karena tampilannya lebih baik dan kualitas buahnya lebih terjaga.

Uji dengan tekanan lembut

Langkah yang paling membantu untuk menilai kematangan adalah memberi tekanan lembut pada buah. Letakkan alpukat di telapak tangan, lalu tekan perlahan memakai seluruh telapak tangan, bukan ujung jari.

Teknik ini dipakai agar buah tidak memar. Ujung jari bisa memberi tekanan terlalu kuat dan merusak alpukat, bahkan sebelum buah dibeli.

Mengacu pada Whole Foods Market, alpukat matang akan memberi sedikit kelenturan saat ditekan. Jika buah terasa sangat keras dan tidak bergerak sama sekali, tandanya alpukat masih butuh beberapa hari lagi.

Sebaliknya, alpukat yang terlalu mudah ditekan biasanya sudah lewat matang. Kondisi seperti ini kurang ideal jika buah ingin diiris atau dijadikan topping.

Meski begitu, alpukat yang terlalu lembek masih bisa dimanfaatkan untuk olahan tertentu. Smoothie menjadi salah satu pilihan saat tekstur buah sudah tidak lagi padat.

Dengan melihat warna, merasakan tekstur secara lembut, dan menyesuaikannya dengan waktu makan, pembeli bisa lebih cepat menemukan alpukat yang pas. Cara sederhana ini membantu mengurangi risiko salah pilih saat belanja buah.

Source: www.beautynesia.id

Berita Terkait