Pilihan Elektrifikasi Ganda Wuling Eksion, SUV 7-Seater Ini Bisa Menempuh Hingga 1.000 Km

Author: Redaksi Android62

Klaim jarak tempuh hingga 1.000 km menjadi sorotan utama saat Wuling Eksion mulai masuk ke pasar Indonesia. Angka itu datang dari varian plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc, motor listrik, dan baterai 20,5 kWh.

Di sisi lain, Wuling juga menyiapkan versi listrik murni untuk konsumen yang ingin berkendara tanpa emisi. Pilihan ganda ini membuat Eksion tampil sebagai SUV keluarga 7-seater yang tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga tetap memberi fleksibilitas untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Dua pilihan elektrifikasi dalam satu model

Wuling menempatkan Eksion dalam dua jalur elektrifikasi sekaligus. Varian full electric ditujukan bagi pengguna yang ingin mengandalkan tenaga listrik sepenuhnya, sedangkan varian plug-in hybrid hadir untuk mereka yang masih menginginkan dukungan mesin bensin.

Pendekatan ini membuat Eksion berbeda di tengah pasar SUV elektrifikasi yang semakin ramai. Bagi keluarga, opsi seperti ini memberi ruang memilih karakter mobil sesuai kebutuhan, apakah lebih fokus pada mobilitas harian atau ketahanan saat menempuh jarak panjang.

Jarak tempuh yang menjadi daya tarik utama

Pada versi listrik murni, Eksion dibekali baterai sekitar 69,2 kWh. Berdasarkan data yang tersedia, varian ini mampu menempuh jarak hingga 530 km dalam satu kali pengisian penuh.

Sementara itu, varian PHEV menjadi sorotan karena klaim jarak tempuh totalnya mencapai 1.000 km saat baterai dan bahan bakar sama-sama terisi penuh. Kombinasi mesin bensin 1.500 cc, motor listrik, dan baterai 20,5 kWh menjadi dasar dari angka tersebut.

Dirancang untuk keluarga besar

Eksion diposisikan sebagai SUV keluarga dengan konfigurasi tujuh penumpang. Dimensi bodinya disebut sekitar 4,7 meter, dengan wheelbase 2,8 meter yang mendukung ruang kabin lebih lega.

Ukuran tersebut memberi karakter yang cocok untuk kebutuhan keluarga, baik saat dipakai di dalam kota maupun saat perjalanan antarkota. Wuling juga menonjolkan kenyamanan sebagai salah satu nilai jual, tanpa mengesampingkan sisi praktis yang dibutuhkan mobil keluarga.

Kabin dibuat modern dan terasa premium

Masuk ke dalam kabin, Eksion menampilkan nuansa modern dengan kesan premium. Material soft touch dipakai untuk memperkuat tampilan interior, sementara desain dasbor dibuat futuristik.

Wuling menyematkan head unit layar 12,8 inci dan panel instrumen digital untuk memperkuat karakter canggih. Beberapa fitur kenyamanan juga ikut hadir, seperti panoramic roof, jok elektrik dengan ventilasi, dan wireless charging.

Perlengkapan keselamatan ikut diperhatikan

Untuk sisi keamanan, Eksion dibekali 6 airbag, ABS, dan ESC. Mobil ini juga mendapatkan ADAS level 2 sebagai paket bantuan berkendara.

Fitur yang disebut antara lain adaptive cruise control, lane departure warning, dan automatic emergency braking. Kehadiran teknologi tersebut penting untuk SUV keluarga, terutama saat mobil dipakai di jalan padat atau perjalanan jauh.

Masuk lewat panggung pameran, harga belum dibuka resmi

Sebelum dipasarkan lebih luas, Eksion lebih dulu diperkenalkan ke publik di ajang Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026. Dari sana, model ini mulai menarik perhatian sebagai salah satu calon pemain baru di segmen SUV elektrifikasi.

Untuk harga, informasi resmi belum diumumkan secara luas pada awal peluncuran. Namun, ada indikasi kisaran pasar di level Rp350 juta hingga Rp400 jutaan, tergantung varian dan fitur yang dipilih.

Dengan kombinasi opsi EV dan PHEV, konfigurasi tujuh penumpang, serta klaim jarak tempuh yang panjang pada varian hybrid, Eksion hadir sebagai tawaran baru yang cukup agresif di pasar SUV elektrifikasi Indonesia. Model ini menyasar keluarga yang membutuhkan kabin luas, fitur lengkap, dan efisiensi tanpa harus kehilangan fleksibilitas saat berkendara jauh.

Berita Terbaru