Play Store Longgarkan Aturan Pembayaran, Developer Kini Punya Opsi di Luar Google

Google akan membuka opsi penagihan alternatif di Play Store mulai 30 Juni 2026. Kebijakan baru ini juga disertai struktur biaya yang dipecah menjadi dua komponen, sehingga pengembang tidak lagi hanya berhadapan dengan satu skema pungutan.

Perubahan paling besar terjadi di Amerika Serikat, Britania Raya, dan Wilayah Ekonomi Eropa terlebih dahulu. Setelah itu, giliran Australia pada 30 September 2026, disusul Jepang dan Korea Selatan pada 31 Desember 2026.

Pengembang bisa memilih jalur pembayaran

Selama ini, Google hanya mengizinkan penggunaan sistem penagihan Google Play secara global. Dengan kebijakan baru tersebut, pengembang dapat menawarkan metode pembayaran pihak ketiga atau mengarahkan pengguna ke situs mereka sendiri untuk menyelesaikan transaksi.

Google juga memberi ruang bagi pengembang untuk merancang layar pilihan pembayaran mereka sendiri. Namun, desain itu tetap wajib mengikuti pedoman pengalaman pengguna atau UX dari Google.

Langkah ini berpotensi mengubah tampilan proses pembelian aplikasi dan layanan digital di Android. Di pasar yang lebih dulu masuk tahap awal, pengguna bisa menemukan pilihan pembayaran yang lebih beragam dibanding sebelumnya.

Biaya Play Store ikut berubah

Selain membuka pembayaran alternatif, Google mengubah cara biaya dihitung untuk pengembang. Perusahaan membaginya menjadi service fee dan billing fee, yang masing-masing punya aturan berbeda.

KomponenKetentuanTarifBerlaku
Service feePendapatan tahunan pertama hingga $1 juta10%Tetap berlaku, termasuk langganan yang diperpanjang otomatis
Service feeSetelah pendapatan tahunan melewati $1 juta20% untuk instalasi baruUntuk instalasi baru
Service feeSetelah pendapatan tahunan melewati $1 juta25% untuk instalasi yang sudah adaUntuk instalasi yang sudah ada
Billing feeJika tetap memakai sistem penagihan Google Play5%Tidak berlaku bagi pembayaran pihak ketiga

Skema baru ini mulai berlaku pada 30 Juni 2026 di Amerika Serikat, Britania Raya, dan Wilayah Ekonomi Eropa. Artinya, pengembang perlu menghitung ulang total biaya yang muncul dari kombinasi service fee, billing fee, dan ongkos pemrosesan pembayaran lain.

Jika pengembang memilih opsi pembayaran pihak ketiga, billing fee 5% tidak dikenakan. Meski begitu, metode itu tetap memiliki biaya pemrosesan sendiri sehingga perhitungannya tidak otomatis lebih murah bagi semua aplikasi.

Insentif untuk sebagian aplikasi

Google juga menyiapkan dua program baru untuk pengembang yang memenuhi syarat, yaitu Games Level Up dan Apps Experience. Aplikasi yang masuk program tersebut akan memperoleh service fee yang lebih rendah untuk transaksi tertentu.

Dalam program itu, tarif service fee menjadi 15% untuk transaksi lain setelah pendapatan tahunan melampaui $1 juta. Kedua program tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada September 2026.

Tidak semua aplikasi otomatis masuk ke skema ini. Google menyatakan pengembang harus memenuhi kriteria tertentu agar dapat bergabung dalam program tersebut.

Dampak untuk ekosistem Android

Kesepakatan Google dengan Epic Games menjadi dasar pembukaan sistem penagihan ini. Dari sisi pengembang, langkah tersebut memberi ruang negosiasi yang sebelumnya tidak tersedia di ekosistem Android.

Di sisi lain, Google tetap mempertahankan pungutan layanan dasar melalui service fee. Itu berarti pembukaan pembayaran pihak ketiga bukan tanda bahwa pengembang bebas dari biaya platform.

Bagi pengguna, perubahan paling terasa kemungkinan muncul pada tampilan checkout. Karena pengembang dapat membuat layar pilihan pembayaran sendiri, pengalaman pembelian di Play Store bisa menjadi lebih bervariasi antar aplikasi.

Walau jalur pembayaran dibuat lebih terbuka, Google tetap menjaga kendali lewat pedoman UX yang wajib dipatuhi. Kebijakan ini menunjukkan perusahaan masih ingin mempertahankan konsistensi pengalaman di Play Store meski sistem pembayarannya mulai longgar.

Untuk wilayah lain di dunia, Google menjadwalkan peluncuran kebijakan serupa pada 30 September 2027. Jadwal bertahap ini menegaskan bahwa perubahan tidak akan hadir serentak di semua negara.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait