Poco F8 Pro tampak lebih siap jika yang dicari adalah tenaga puncak dan stabilitas saat beban berat terus menekan. Dengan Snapdragon 8 Elite, GPU Adreno 830, serta skor benchmark yang lebih tinggi, perangkat ini langsung menempatkan diri di depan OnePlus Nord 6 dalam urusan performa mentah.
Nanoreview mencatat Poco F8 Pro meraih skor AnTuTu sekitar 3.119.308. Angka itu disebut unggul 32 persen dari OnePlus Nord 6 yang berada di kisaran 2.366.913, sehingga jaraknya terasa cukup jauh untuk kelas yang sama-sama menyasar pengguna serius.
Perbedaan itu juga terlihat di Geekbench. Poco F8 Pro mencatat sekitar 3.013 untuk single-core dan 9.287 untuk multi-core, sementara Nord 6 berada di kisaran 2.116 dan 6.851.
Bagi gamer, selisih tersebut penting saat perangkat dipaksa menjalankan game berat seperti Genshin Impact dan Call of Duty Mobile. Poco F8 Pro juga dikaitkan dengan sistem pendingin yang lebih canggih, sehingga frame rate lebih stabil ketika sesi bermain berlangsung lama.
Layar dan rasa mulus di tangan
Meski kalah di tenaga mentah, OnePlus Nord 6 punya keunggulan yang terasa langsung saat dipakai harian. Ponsel ini mengusung layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1272 x 2772, refresh rate 165Hz, dan puncak kecerahan 3.600 nits.
Poco F8 Pro tetap berada di kelas tinggi dengan panel AMOLED 6,59 inci. Resolusinya 1156 x 2510, refresh rate 120Hz, puncak kecerahan 3.500 nits, dan dukungan Dolby Vision.
Untuk pengguna yang sensitif terhadap animasi dan transisi layar, angka 165Hz di Nord 6 memberi nilai tambah yang jelas. Navigasi terasa lebih mulus, dan game yang mendukung frame rate tinggi juga mendapat ruang lebih lebar untuk tampil lancar.
Baterai besar melawan isi ulang cepat
Salah satu pembeda paling mencolok ada pada daya tahan. OnePlus Nord 6 membawa baterai 9.000 mAh, kapasitas yang sangat besar untuk sesi bermain panjang tanpa sering mencari sumber daya.
Nord 6 juga mendukung pengisian cepat 80W, reverse charging 6,5W, dan bypass charging. Fitur bypass charging membantu skenario bermain sambil tersambung ke daya agar penggunaan lebih efisien.
Di sisi lain, Poco F8 Pro memakai baterai 6.210 mAh, lebih kecil dari Nord 6. Namun perangkat ini menawarkan pengisian cepat 100W dan reverse charging 22,5W, sehingga lebih agresif dalam memangkas waktu isi ulang.
Pendekatan keduanya berbeda arah. Nord 6 menonjolkan durasi pakai yang lebih panjang, sedangkan Poco F8 Pro mengejar waktu kembali aktif yang lebih singkat.
Desain, perlindungan, dan memori
Pada aspek fisik, OnePlus Nord 6 menggunakan bodi belakang kaca dengan frame plastik yang diperkuat. Ponsel ini juga membawa sertifikasi IP68 dan IP69, yang membuat perlindungan perangkat terasa lebih lengkap.
Poco F8 Pro tampil lebih premium dengan material kaca dan metal. Perlindungannya mengandalkan IP68, yang tetap kuat meski tidak setinggi kombinasi sertifikasi milik Nord 6.
Keduanya sama-sama tersedia dalam pilihan penyimpanan 256 GB dan 512 GB. Untuk RAM, Nord 6 hadir dalam 8 GB dan 12 GB, sedangkan Poco F8 Pro tersedia dengan 12 GB.
Kedua perangkat juga menjalankan Android 16, tetapi dengan antarmuka berbeda. Nord 6 memakai OxygenOS 16, sementara Poco F8 Pro menggunakan HyperOS 3.
Kamera tetap memberi pembeda
Walau kamera bukan fokus utama duel ini, susunannya tetap memberi warna berbeda. Poco F8 Pro membawa kamera utama 50 MP, telefoto 50 MP, dan ultrawide 8 MP.
OnePlus Nord 6 hadir dengan kamera utama 50 MP dan ultrawide 8 MP. Di bagian depan, Nord 6 memakai kamera 32 MP, sedangkan Poco F8 Pro menggunakan 20 MP.
Poco F8 Pro juga mendukung perekaman 8K pada kamera belakang. Fitur itu tidak ditemukan pada Nord 6, sehingga memberi nilai tambahan bagi pengguna yang melihat sisi multimedia secara lebih luas.
Jika prioritas utama jatuh pada chipset, GPU, benchmark, dan pendinginan, Poco F8 Pro lebih unggul. Namun bila yang dicari adalah layar 165Hz dan baterai 9.000 mAh untuk penggunaan panjang, OnePlus Nord 6 tetap jadi opsi yang sulit diabaikan.
Source: tech.sportskeeda.com