Skor paling tinggi di keluarga POCO pada hasil AnTuTu Mei 2026 datang dari POCO F8 Ultra, yang mencatat 3,9 juta poin. Angka itu langsung menempatkannya di level flagship ekstrem dan membuat posisinya semakin dekat ke kelas flagship premium.
Pencapaian tersebut juga memperlihatkan arah pengembangan POCO yang tetap agresif di sisi performa. Di saat harga ponsel terus bergerak naik, merek ini masih dipandang menawarkan tenaga besar dengan banderol yang relatif masuk akal.
Kasta paling bawah tetap fokus untuk kebutuhan harian
Di sisi paling terjangkau, POCO C Series masih ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan ponsel untuk aktivitas dasar. Seri ini banyak mengandalkan chipset MediaTek Helio G Series, termasuk Helio G85 dan Helio G81 Ultra, dengan pilihan RAM dari 4GB sampai 8GB.
Hasil AnTuTu di lini ini berada pada kisaran 320 ribuan sampai 400 ribuan poin. POCO C71 tercatat di 320 ribuan, POCO C75 dan POCO C85 sama-sama 340 ribuan, POCO C65 berada di 360 ribuan, sedangkan POCO C81 Pro mencapai 400 ribuan poin.
Dengan angka seperti itu, seri ini memang bukan untuk gim berat dengan setelan tinggi. Namun, untuk media sosial, streaming, dan gim ringan, performanya masih layak dipakai.
M Series membawa pengalaman yang lebih lengkap
Naik satu tingkat, POCO M Series diposisikan sebagai opsi mid-range murah dengan performa yang lebih stabil. Seri ini juga banyak memakai chipset MediaTek Helio G Series, tetapi optimasinya membuat hasil benchmark terasa lebih tinggi dibanding C Series.
Beberapa model di lini ini sudah dibekali layar AMOLED, storage UFS, dan kapasitas internal hingga 256GB. Kombinasi tersebut membuat pengalaman multitasking dan bermain gim terasa lebih enak digunakan sehari-hari.
Skor AnTuTu POCO M Series juga menunjukkan peningkatan yang jelas. POCO M6 berada di 360 ribuan poin, POCO M4 Pro dan POCO M7 sama-sama di 480 ribuan, POCO M6 Pro tembus 530 ribuan, sementara POCO M7 Pro 5G mencapai 650 ribuan poin.
X Series makin dekat ke kelas atas
Di kalangan pengguna yang mengejar performa gaming, POCO X Series tetap jadi salah satu lini yang paling diperhatikan. Seri ini dikenal menawarkan keseimbangan antara harga, spesifikasi, dan tenaga yang cukup menarik.
Pada model-model terbarunya, POCO sudah membawa chipset flagship seperti MediaTek Dimensity 8400 Ultra hingga Dimensity 9500s. Dukungan RAM hingga 12GB, storage UFS 4.1, dan sistem pendingin yang lebih optimal membuat kinerjanya naik jauh.
Hasil benchmarknya ikut ikut melonjak. POCO X5 5G mencatat 570 ribuan, X5 Pro 5G 810 ribuan, X6 5G 750 ribuan, X6 Pro 1,6 jutaan, X7 5G 850 ribuan, X7 Pro 5G 1,9 jutaan, X8 Pro 5G 2 jutaan, dan X8 Pro Max 3 jutaan poin.
Dari deretan itu, POCO X8 Pro Max menjadi salah satu HP gaming paling kencang di keluarga POCO saat ini. Skornya juga membuat model tersebut sangat dekat dengan kelas flagship premium.
F Series masih memegang puncak performa
Jika membahas performa paling ekstrem, POCO F Series tetap berada di posisi teratas. Seri flagship ini memang disiapkan untuk pengguna yang mengejar tenaga besar dan pengalaman kelas atas.
Sebagian besar modelnya sudah memakai Snapdragon 8 Series terbaru. POCO juga menambahkan RAM besar, storage UFS 4.1, layar AMOLED 120Hz, serta vapor chamber untuk membantu pendinginan saat beban kerja tinggi.
Daftar skornya menunjukkan tren yang terus menanjak. POCO F3 dan F4 sama-sama berada di 1 jutaan poin, F4 GT 1,3 jutaan, F5 1,2 jutaan, F6 1,7 jutaan, F7 2,2 jutaan, F7 Pro 2,3 jutaan, F7 Ultra 3 jutaan, F8 Pro 3,2 jutaan, dan F8 Ultra 3,9 jutaan poin.
Dengan hasil itu, POCO F8 Ultra menjadi model tertinggi dalam daftar performa POCO pada Mei 2026. Meski begitu, skor AnTuTu tetap sebaiknya dibaca sebagai gambaran awal, karena stabilitas performa, kamera, baterai, sistem pendingin, dan optimasi software juga tetap menentukan pengalaman pakai secara keseluruhan.
Source: www.gadgetdiva.id






