Poco F8 Ultra dan Xiaomi 17T Pro sama-sama masuk ke kelas flagship dengan harga awal Rp 12 jutaan, tetapi arah pengembangannya sangat berbeda. Satu mengedepankan performa, audio, dan layar yang lebih tajam, sementara yang lain menonjol lewat baterai lebih besar, refresh rate lebih tinggi, dan karakter kamera yang lebih kuat.
Perbedaan itu membuat keduanya tidak bisa dibaca sebagai ponsel yang serupa hanya karena berada di rentang harga yang dekat. Justru pada detail kecil, identitas masing-masing model terlihat semakin tegas untuk calon pembeli yang ingin memilih sesuai kebutuhan.
Performa dan sistem pendingin, Poco lebih agresif
Poco F8 Ultra dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan fabrikasi 3 nm, RAM LPDDR5X 16 GB, dan penyimpanan UFS 4.1 512 GB. Xiaomi 17T Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 fabrikasi 3 nm, RAM LPDDR5X 12 GB, serta penyimpanan UFS 4.1 256 GB dan 512 GB.
Untuk menjaga suhu saat dipakai berat, Poco F8 Ultra membawa sistem pendingin dual-channel IceLoop System. Xiaomi 17T Pro memakai sistem 3D IceLoop, dan keduanya menjalankan Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3.
Layar jadi pembeda yang langsung terasa
Dari sisi layar, Poco F8 Ultra memakai panel AMOLED 6,9 inci dengan resolusi 2K 1.156 x 2.510 piksel, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Xiaomi 17T Pro membawa layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K 2.772 x 1.280 piksel, refresh rate 144 Hz, dan kecerahan puncak yang juga mencapai 3.500 nits.
Keduanya sama-sama dilapisi Corning Gorilla Glass 7i. Poco unggul pada ketajaman karena resolusinya lebih tinggi, sedangkan Xiaomi menawarkan gerakan layar yang lebih mulus berkat refresh rate 144 Hz.
| Model | Ukuran Layar | Resolusi | Refresh Rate |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | 6,9 inci | 2K | 120 Hz |
| Xiaomi 17T Pro | 6,83 inci | 1,5K | 144 Hz |
Kamera sama-sama 50 MP, tetapi identitasnya berbeda
Di sektor kamera, Poco F8 Ultra membawa kamera utama 50 MP, telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik hingga 5x, serta ultrawide 50 MP. Xiaomi 17T Pro juga menawarkan kamera utama Leica 50 MP, telefoto periskop Leica 50 MP dengan zoom optik 5x, dan ultrawide Leica 12 MP.
Xiaomi 17T Pro terasa lebih kuat dari sisi identitas fotografi karena membawa lensa Leica Summilux. Kamera depan keduanya sama-sama 32 MP, sehingga keduanya masih berada di jalur yang seimbang untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video.
| Model | Kamera Utama | Kamera Telefoto | Kamera Depan |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | 50 MP | 50 MP, zoom optik 5x | 32 MP |
| Xiaomi 17T Pro | Leica 50 MP | Leica 50 MP, zoom optik 5x | 32 MP |
Baterai dan fitur AI, Xiaomi unggul kapasitas, Poco lebih kaya paket
Poco F8 Ultra membawa baterai 6.500 mAh, sedangkan Xiaomi 17T Pro membawa baterai 7.000 mAh. Keduanya mendukung pengisian cepat 100 watt melalui kabel, sehingga kapasitas besar tetap dibarengi waktu isi ulang yang singkat.
Untuk fitur berbasis kecerdasan buatan, keduanya sama-sama mendukung AI Writing, AI Speech Recognition, AI Interpreter, Circle to Search, dan Google Gemini. Poco F8 Ultra menambahkan AI Search, AI Erase Pro, AI Image Expansion, AI Film, dan AI Image Enhancement.
Dari sisi konektivitas, dua perangkat ini juga sama-sama lengkap dengan dukungan 5G, Dual SIM, WiFi 7, Bluetooth 6.0, NFC, dan USB Type-C. Kombinasi itu membuat keduanya siap dipakai sebagai perangkat harian maupun penunjang produktivitas.
Desain dan harga memberi alasan pilih yang mana
Poco F8 Ultra tampil dengan modul kamera persegi panjang besar yang memuat tiga kamera dan kompartemen speaker tambahan subwoofer Bose. Xiaomi 17T Pro memakai modul persegi bersudut membulat di kiri atas punggung perangkat, berisi tiga kamera Leica dan flash tanpa subwoofer.
Dari ukuran, Poco F8 Ultra memiliki dimensi 163,3 x 77,8 x 7,9 mm dengan bobot 218 gram. Xiaomi 17T Pro sedikit lebih pendek dan lebih tebal, yakni 162,2 x 77,5 x 8,25 mm, dengan bobot 219 gram.
| Model | Dimensi | Bobot | Ciri Desain |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | 163,3 x 77,8 x 7,9 mm | 218 gram | Modul besar, subwoofer Bose |
| Xiaomi 17T Pro | 162,2 x 77,5 x 8,25 mm | 219 gram | Modul sederhana, tiga kamera Leica |
Di Indonesia, Poco F8 Ultra varian 16 GB/512 GB dijual Rp 12.999.000. Harga itu sama dengan Xiaomi 17T Pro varian 12 GB/512 GB, sedangkan Xiaomi 17T Pro varian 12 GB/256 GB dipasarkan Rp 11.999.000.
Selisih harga tersebut membuat pilihan keduanya bergantung pada prioritas pengguna. Poco lebih menarik untuk yang mengejar layar lebih tajam, performa lebih agresif, dan audio yang unik, sementara Xiaomi lebih kuat bagi yang memprioritaskan baterai lebih besar, refresh rate lebih tinggi, dan sentuhan Leica.






