Poco X8 kembali muncul dalam bocoran dengan kapasitas baterai 9.000mAh sebagai daya tarik utamanya. Angka tersebut disebut berlaku untuk model India dan Tiongkok, sementara versi global kemungkinan memakai baterai 8.340mAh.
Perbedaan 660mAh itu membuat strategi Poco untuk tiap wilayah menjadi perhatian. Meski begitu, kedua varian tetap diperkirakan menawarkan ketahanan daya sekitar dua hingga tiga hari untuk pemakaian normal.
| Aspek | India dan Tiongkok | Pasar Global |
|---|---|---|
| Kapasitas baterai | 9.000mAh | 8.340mAh |
| Teknologi baterai | Silikon-karbon | Litium-ion konvensional |
| Pengisian daya | 67W kabel, 22,5W pengisian balik | 67W kabel, 22,5W pengisian balik |
Varian berkapasitas 9.000mAh dikabarkan mengandalkan teknologi silikon-karbon. Teknologi ini memungkinkan daya besar ditempatkan dalam bodi ponsel yang tetap sesuai untuk kelas menengah.
Model global disebut memakai baterai litium-ion konvensional karena persyaratan sertifikasi keamanan di sejumlah negara. Rincian tersebut masih berstatus bocoran dan dapat berubah ketika perangkat diumumkan.
Jejak Firmware Mengarah ke Model Standar
Keberadaan perangkat ini ditemukan dalam kode firmware HyperOS oleh tipster Kacper Skrzypek melalui akun @kacskrz. Temuan tersebut mengisyaratkan bahwa model standar Poco X8 tetap disiapkan, meski sebelumnya tidak terlihat saat Poco memperkenalkan X8 Pro dan X8 Pro Max.
Poco X8 disebut akan menjadi versi global dari Redmi Note 17 Pro yang telah hadir eksklusif di Tiongkok. Xiaomi kerap menggunakan pola serupa dengan menyesuaikan perangkat Redmi menjadi model Poco untuk India, Eropa, dan Asia Tenggara.
Strategi tersebut memberi Xiaomi fondasi perangkat yang sama untuk pasar berbeda. Identitas Poco kemudian diarahkan kepada konsumen yang mencari spesifikasi kompetitif dengan harga lebih terjangkau.
Layar Besar dan Performa untuk Kebutuhan Harian
Poco X8 diperkirakan membawa layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K atau 2.712 x 1.220 piksel. Panel ini juga disebut mendukung refresh rate 120Hz untuk tampilan yang lebih mulus saat menggulir konten dan menjalankan aplikasi.
Untuk performa, perangkat tersebut dikabarkan memakai Snapdragon 6s Gen 4. Chip ini ditempatkan untuk aktivitas harian seperti komunikasi, media sosial, konsumsi media, dan produktivitas.
| Komponen | Detail yang Beredar |
|---|---|
| Layar | AMOLED 6,83 inci, 1,5K, 120Hz |
| Chipset | Snapdragon 6s Gen 4 |
| Kamera belakang | 50 MP utama dan 2 MP depth |
| Kamera depan | 8 MP |
| Sistem operasi | HyperOS berbasis Android 16 |
Konfigurasi kamera belakang yang disebut terdiri atas sensor utama 50 MP dan sensor depth 2 MP. Susunan ini berbeda dari Redmi Note 17 Pro 5G global yang disebut memiliki kamera ultrawide 8 MP.
Perbedaan kamera tersebut menunjukkan bahwa spesifikasi akhir Poco X8 belum sepenuhnya pasti. Informasi resmi dari Poco masih diperlukan untuk mengonfirmasi perangkat keras yang akan dipasarkan.
Desain dan Ketahanan Masih Menunggu Konfirmasi
Desain Poco X8 diprediksi mengikuti Redmi Note 17 Pro dengan bodi plastik berlapis finishing glossy atau matte. Modul kameranya disebut berbentuk persegi panjang dan ditempatkan di sisi kiri atas.
Port USB-C, tombol daya, dan tombol volume diperkirakan tetap tersedia. Keberadaan jack audio 3,5 mm belum dapat dipastikan, meski fitur tersebut disebut berpeluang dipertahankan.
Ponsel ini juga kemungkinan mewarisi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69K. Jika benar, perlindungannya dapat mencakup debu, air, hingga semprotan bertekanan tinggi.
Poco belum mengumumkan jadwal peluncuran dan harga resmi perangkat ini. Perkiraan yang beredar menempatkan varian dasar di kisaran Rp2,8 juta hingga Rp3,5 juta, dengan daya tahan baterai sebagai nilai jual paling menonjol.
