Porsche Taycan kini mendapat pendekatan yang tidak lazim untuk sebuah mobil listrik. Melalui sistem transmisi virtual E-Shift, model ini sengaja dibuat menghadirkan sensasi perpindahan gigi, hentakan saat shifting, dan efek engine braking agar terasa lebih dekat dengan mobil bermesin pembakaran internal.
Langkah itu langsung menonjol karena mobil listrik umumnya dikenal halus dan nyaris tanpa jeda perpindahan gigi. Pada Taycan, karakter tersebut justru dibalik untuk menambah keterlibatan pengemudi dan memberi pengalaman berkendara yang lebih emosional.
E-Shift Hadir Lewat Tombol dan Paddle Shifter
Fitur E-Shift dapat diaktifkan lewat tombol fisik khusus di setir. Porsche juga menyediakan paddle shifter agar pengemudi bisa melakukan perpindahan gigi secara manual, seperti pada mobil konvensional.
Untuk memperkuat ilusi itu, Porsche menambahkan tachometer digital dan indikator gigi di panel instrumen. Tampilan tersebut membuat Taycan seolah benar-benar sedang bertransmisi saat dikendarai.
Porsche tampaknya ingin menunjukkan bahwa mobil listrik performa tinggi tidak hanya harus cepat di atas kertas. Di era saat pabrikan berlomba menawarkan akselerasi instan, Taycan justru diarahkan agar lebih dramatis dan lebih komunikatif saat dipacu.
Kabin Diperbarui dengan Sistem Infotainment Baru
Pembaruan pada Taycan tidak berhenti di sisi sensasi berkendara. Di dalam kabin, Porsche Digital Interaction kini digunakan untuk menghadirkan tampilan antarmuka yang lebih modern dan lebih rapi.
Ikon pada sistem ini dibuat lebih minimalis, sementara animasinya tampil lebih dinamis. Porsche juga menyertakan model 3D kendaraan yang bisa diputar sesuai konfigurasi pengguna, sehingga pengalaman di layar terasa lebih personal.
Fungsi sistem infotainment ini juga cukup luas. Pengemudi dapat mengakses berbagai pengaturan kendaraan, menggunakan aplikasi pihak ketiga, menerima pembaruan over-the-air, dan memanfaatkan asisten suara berbasis AI.
Performa Naik, Jarak Tempuh Tetap Dijaga
Di sektor teknis, Taycan memperoleh peningkatan besar. Arus listriknya meningkat hingga 1300A, sementara tenaganya kini mencapai 600 kW atau setara 804 dk dengan torsi maksimum 1270 Nm.
Porsche juga menyiapkan mode Attack untuk dorongan tenaga sesaat. Dalam mode ini, output Taycan bisa mencapai hingga 978 dk dalam waktu singkat.
Peningkatan performa tersebut diimbangi perhatian pada efisiensi. Untuk pasar Eropa, tersedia opsi ban khusus yang diklaim dapat menambah jarak tempuh hingga 20 km.
Jika dikombinasikan dengan baterai 105 kWh, Taycan disebut mampu menembus jarak lebih dari 700 km berdasarkan standar WLTP. Artinya, peningkatan rasa berkendara tidak datang dengan mengorbankan kemampuan jelajah.
Pembaruan Juga Menyentuh Varian Paling Ekstrem
Porsche tidak hanya memperbarui versi reguler. Untuk pertama kalinya, Taycan juga mendapat Manthey Kit pada varian Taycan Turbo GT dengan Paket Weissach.
Paket itu membawa peningkatan aerodinamika dan performa dengan komponen berbahan serat karbon. Fokusnya jelas, yakni membuat karakter Taycan Turbo GT semakin serius untuk kebutuhan performa tinggi.
Perubahan visualnya dibuat lebih agresif dengan penambahan sayap belakang, side skirt yang lebih lebar, ventilasi fender, serta pelek ringan 21 inci yang dipadukan dengan ban performa tinggi.
Peningkatan itu juga mencakup sistem pengereman agar mobil tetap sanggup mendukung karakter lintasan. Dengan begitu, pembaruan Taycan menjangkau spektrum pengguna yang sangat luas, dari pengemudi harian hingga pencari performa ekstrem.
Harga Taycan Terbaru di Lini Porsche
Dengan rangkaian pembaruan tersebut, Taycan kini punya karakter yang makin lebar. Mobil ini menawarkan sensasi berkendara yang lebih interaktif lewat E-Shift, tetapi tetap mempertahankan identitasnya sebagai sedan listrik performa tinggi.
Untuk pasar yang disebutkan, Porsche Taycan terbaru dibanderol mulai Rp1,4 miliar untuk tipe standar. Sementara itu, Taycan Turbo GT menjadi varian termahal dengan harga mencapai Rp4 miliar.
Masuknya E-Shift menjadi salah satu pembaruan paling menarik dari Taycan. Di tengah persaingan mobil listrik yang kian fokus pada kecepatan dan teknologi, Porsche justru menambahkan elemen rasa yang selama ini identik dengan mobil konvensional.
