Prabowo Diundang ke Puncak Harlah PKB, Isyarat Politik di Tengah Agenda Padat Partai

Author: Redaksi Android62

Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB akan mengundang Presiden RI Prabowo Subianto ke puncak peringatan hari lahir ke-28 partai tersebut pada 23 Juli malam. Undangan itu menempatkan perayaan Harlah PKB bukan sekadar seremoni internal, melainkan juga panggung yang melibatkan tokoh-tokoh politik nasional.

Sekretaris OC Harlah PKB, Rivqy Abdul Halim, menyampaikan bahwa acara puncak diharapkan dihadiri Presiden Republik Indonesia bersama seluruh pimpinan partai politik sahabat. Kehadiran para tamu kehormatan itu memperlihatkan bahwa PKB menyiapkan peringatan ini sebagai ruang pertemuan politik yang lebih luas.

Regenerasi Struktur Jadi Salah Satu Agenda Utama

Sehari sebelum puncak acara, PKB akan melantik seluruh DPC partai secara serentak pada 22 Juli. Pelantikan tersebut diposisikan sebagai momentum regenerasi kepemimpinan PKB di tingkat daerah.

Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dijadwalkan memimpin langsung pelantikan di Jakarta. Agenda ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan struktur partai di seluruh Indonesia.

Rangkaian Keagamaan dan Konsolidasi Internal

Pada 23 Juli pagi, PKB juga akan mengundang para kiai dari seluruh pesantren di Indonesia. Selain itu, partai berlambang bola dunia dalam sembilan bintang itu akan menggelar Ijtima Ulama di Jakarta sebagai bagian dari rangkaian keagamaan dan konsolidasi internal.

Rivqy menjelaskan bahwa rangkaian yang disusun tidak hanya berfokus pada perayaan ulang tahun partai. PKB ingin menempatkan Harlah ke-28 sebagai momentum yang merangkul unsur keagamaan, organisasi, dan konsolidasi kader.

Tema Ekonomi Konstitusi dan Isu Strategis

Harlah PKB ke-28 mengusung tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”. Tema itu dipilih agar PKB ikut membicarakan arah ekonomi ke depan melalui diskusi publik bersama para pakar.

Dengan tema tersebut, PKB menempatkan isu ekonomi sebagai salah satu fokus utama dalam rangkaian acara. Pembahasan ini dirancang untuk membuka ruang dialog yang lebih luas di luar agenda seremonial partai.

Agenda Sosial, Lingkungan, dan Teknologi

Selain kegiatan politik dan keagamaan, PKB menyiapkan sejumlah agenda sosial dan kebudayaan. Di antaranya penanaman pohon di Cempaka Putih yang akan diikuti DPC dan DPW dari seluruh Indonesia.

PKB juga menggelar diskusi Artificial Intelligence untuk pesantren di seluruh Indonesia. Kegiatan ini ditargetkan melibatkan sedikitnya 10.000 pesantren dan menjadi salah satu agenda yang menonjol dalam rangkaian harlah.

Di bidang sosial, PKB menyiapkan sumbangan pembangunan sekolah di Kalimantan Barat. Bantuan itu disebut berkaitan dengan janji Cak Imin pada tahun lalu untuk mendukung pembangunan sekolah di daerah tersebut.

Kegiatan Tambahan di Senayan

Di luar agenda utama, sejumlah badan partai juga akan menggelar kegiatan olahraga pada 25 Juli di Senayan. PKB menyiapkan mini soccer dan PKB Run sebagai bagian dari rangkaian harlah.

Dengan susunan acara yang padat, PKB menegaskan bahwa Harlah ke-28 diarahkan menjadi lebih dari perayaan ulang tahun. Partai itu ingin menjadikan momentum ini sebagai ruang konsolidasi, regenerasi, dan pembahasan isu-isu strategis seperti ekonomi, pendidikan, lingkungan, serta penguatan peran pesantren.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru