Presiden RI Prabowo Subianto menutup agenda kunjungan kerjanya di Jawa Timur dengan dua sorotan utama, yakni peresmian jalan daerah di Sampang dan kehadiran di Bangkalan untuk forum besar Nahdlatul Ulama. Rangkaian ini memperlihatkan perhatian pemerintah pada pembangunan fisik sekaligus ruang dialog keagamaan.
Di Sampang, Prabowo meresmikan proyek jalan daerah dengan total panjang 1.151 kilometer. Infrastruktur itu menjadi bagian dari Instruksi Presiden Jalan Daerah atau IJD yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, terutama di daerah yang masih membutuhkan dukungan jalan dasar.
Pemerintah menempatkan pembangunan jalan daerah sebagai langkah penting untuk memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik. Perbaikan jaringan jalan juga diharapkan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat antardaerah.
Perjalanan dari Jakarta ke dua kabupaten di Madura
Berdasarkan siaran pers BPMI Setpres, Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di Jawa Timur, agenda pertama diarahkan ke Kabupaten Sampang sebelum kemudian bergeser ke Kabupaten Bangkalan.
Urutan kunjungan itu memperlihatkan padatnya agenda satu hari Presiden di provinsi tersebut. Dalam rentang waktu yang sama, pemerintah menjalankan agenda pembangunan daerah dan menghadiri kegiatan keagamaan tingkat nasional.
Hadiri penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU
Setelah dari Sampang, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bangkalan untuk menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026. Acara tersebut dipusatkan di IAI Syaichona Mohammad Cholil.
Kehadiran Presiden dalam forum itu menunjukkan perhatian pemerintah terhadap peran ulama dalam kehidupan berbangsa. Forum NU juga menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas nasional.
Simbol sinergi pembangunan dan kebangsaan
Rangkaian kunjungan ini menegaskan dua fokus utama pemerintah dalam satu hari kerja, yakni pemerataan pembangunan dan penguatan hubungan dengan kelompok keagamaan. Di Jawa Timur, kedua agenda tersebut dijalankan secara berurutan tanpa melepaskan konteks sosial masing-masing daerah.
Sejumlah pejabat turut mendampingi kunjungan itu, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka menandakan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam agenda Presiden di daerah.
