Priyo Sudibyo Raih PWI Jatim Award 2026, Digitalisasi Tugu Tirta Diapresiasi di Jawa Timur

Penghargaan PWI Jawa Timur yang diterima Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menjadi penanda bahwa pembenahan layanan publik berbasis digital mulai mendapat tempat di level provinsi. Apresiasi itu diserahkan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional tingkat Jawa Timur di Dyandra Convention Center, Surabaya, pada Kamis, 16 April 2026.

PWI Jatim Award diberikan kepada tokoh asal Jawa Timur yang dinilai memberi kontribusi besar dalam peningkatan kualitas layanan publik dan mendorong kemajuan daerah lewat inovasi. Dalam kasus Tugu Tirta, penghargaan ini memperlihatkan bahwa langkah modernisasi yang dijalankan perusahaan daerah tersebut tidak berhenti pada wacana, melainkan sudah hadir dalam bentuk layanan yang lebih mudah diakses masyarakat.

Digitalisasi yang Mengubah Pola Layanan

Di bawah kepemimpinan Priyo, Tugu Tirta menata ulang cara kerja layanan agar lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. Perubahan itu tidak hanya terjadi di sisi internal, tetapi juga menyentuh langsung kanal layanan yang digunakan masyarakat setiap hari.

Sejumlah langkah digital kemudian dikembangkan untuk memudahkan pelanggan berinteraksi dengan perusahaan. Kanal pengaduan berbasis aplikasi, pemantauan jaringan secara real time, serta pemanfaatan media sosial untuk edukasi publik menjadi bagian dari pembaruan yang dijalankan secara konsisten.

Inovasi yang Menjadi Sorotan

Beberapa layanan digital Tugu Tirta menonjol karena dirancang untuk memangkas hambatan komunikasi antara perusahaan dan pelanggan. Inovasi tersebut juga menunjukkan bahwa transformasi digital dipakai sebagai alat untuk mempercepat respon atas kebutuhan layanan air minum.

Berikut sejumlah inovasi yang disebut dalam transformasi Tugu Tirta:

  1. Sistem layanan pelanggan digital
  2. Pengaduan berbasis aplikasi
  3. Pemantauan jaringan secara real time
  4. Pemanfaatan media sosial untuk edukasi publik
  5. Kolaborasi antardaerah melalui skema Total System Solution

Salah satu inovasi yang paling dikenal adalah TANIA, singkatan dari Tugu Tirta Asisten Informasi dan Aduan. Chatbot berbasis kecerdasan buatan ini membantu pelanggan mencari informasi dan menyampaikan aduan dengan cara yang lebih cepat serta praktis.

Tugu Tirta Connect dan Akses Layanan yang Lebih Ringkas

Selain TANIA, Tugu Tirta juga menghadirkan Tugu Tirta Connect sebagai platform layanan digital. Melalui kanal ini, masyarakat dapat mengurus kebutuhan layanan air minum tanpa harus bergantung pada prosedur konvensional yang lebih rumit.

Kehadiran platform tersebut memperkuat arah digitalisasi perusahaan daerah itu, karena layanan tidak hanya menjadi lebih efisien di sisi internal, tetapi juga lebih sederhana bagi pengguna. Dengan demikian, pembaruan teknologi di Tugu Tirta diarahkan langsung pada kemudahan pelanggan dalam mengakses layanan dasar.

Dampak yang Meluas Lewat Kolaborasi

Transformasi digital Tugu Tirta tidak berjalan sendiri. Perusahaan ini juga mengembangkan kerja sama dengan sejumlah BUMD air minum di daerah lain melalui skema Total System Solution atau ToSS.

Melalui pola kolaborasi tersebut, Tugu Tirta berbagi sistem dan pengalaman agar peningkatan layanan bisa dirasakan lebih luas. Posisi Tugu Tirta pun tidak hanya sebagai operator air minum di Kota Malang, tetapi juga sebagai rujukan dalam penguatan tata kelola di sektor yang sama.

Model kerja sama ini menjadi relevan karena persoalan layanan air minum kerap berkaitan dengan efisiensi sistem, pengelolaan jaringan, dan kecepatan penanganan aduan pelanggan. Karena itu, digitalisasi dipandang bukan semata pembaruan perangkat, melainkan cara baru untuk memperbaiki alur layanan secara menyeluruh.

Apresiasi dari Kalangan Pers

Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, menilai penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi Priyo dalam menghadirkan inovasi nyata di sektor pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa langkah yang ditempuh Tugu Tirta layak dicatat sebagai bagian dari perubahan positif di daerah.

Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, juga menilai capaian itu sebagai kebanggaan bagi daerah. Dari sudut pandang organisasi pers, transformasi yang dijalankan Tugu Tirta dianggap sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi layanan publik.

Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan bagi Priyo Sudibyo dan jajaran Tugu Tirta untuk memperkuat layanan air minum yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi warga Kota Malang. Di saat yang sama, capaian tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi instrumen penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik jika dijalankan secara konsisten dan terukur.

Source: malangpariwara.com

Berita Terkait