Program Cek Kesehatan Gratis Untuk Driver Gojek Menjangkau 15 Kota Hingga 2026

Program cek kesehatan gratis untuk mitra driver Gojek kini menjangkau 15 kota dan berlangsung hingga Desember 2026. Inisiatif ini lahir dari kerja sama Gojek dengan Kementerian Kesehatan RI dan ditujukan bagi pengemudi yang setiap hari punya mobilitas tinggi.

Bagi driver online, kondisi tubuh sangat menentukan kelancaran kerja. Karena itu, akses pemeriksaan yang lebih dekat dan terjadwal menjadi penting agar kesehatan mereka tetap terpantau di tengah ritme kerja yang padat.

Layanan yang disiapkan dalam program ini tidak berhenti pada pemeriksaan ringan. Mitra driver bisa menjalani cek fisik, tes mata, tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan umum.

Selain pemeriksaan dasar, tersedia pula layanan lanjutan. Di antaranya EKG jantung, deteksi dini kanker serviks melalui IVA, donor darah, dan pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

Pelaksanaan program di Surabaya juga mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan tersebut berlangsung di RS Korpri Pura Raharja Surabaya dan menjadi salah satu titik penting dari rangkaian layanan kesehatan gratis ini.

Khofifah menyampaikan bahwa sekitar 1.000 mitra driver Gojek telah memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan di Surabaya. Ia juga mengapresiasi kolaborasi Kementerian Kesehatan, Gojek, Pemerintah Kota Surabaya, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Jangkauan program ini tersebar di sejumlah kota besar, termasuk Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Bali, dan Jabodetabek. Cakupan tersebut menunjukkan upaya menghadirkan layanan kesehatan lebih dekat ke komunitas pengemudi di berbagai wilayah.

Head of Public Policy & Government Relations GoTo Rangga D Fadillah menyebut program ini sebagai bagian dari dukungan perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia. Dukungan itu diarahkan lewat penguatan layanan kesehatan bagi mitra driver yang menjadi bagian penting dalam ekosistem transportasi harian masyarakat.

Dengan periode pelaksanaan yang panjang hingga Desember 2026 dan target 15 kota, program ini memberi ruang lebih luas bagi mitra driver untuk memeriksa kondisi kesehatan secara berkala. Kehadiran layanan tersebut juga menegaskan bahwa kesehatan pengemudi kini ikut menjadi perhatian dalam layanan transportasi digital.

Source: jatim.jpnn.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer