Proyektor Laser Google TV Dan Pin Pintar Unik, Acer Geser Arah Di Computex 2026

Acer membawa salah satu perangkat paling tak biasa di Computex 2026 lewat Aspire Badge, sebuah pin wearable digital yang terhubung ke Bluetooth. Aksesori kecil ini tidak sekadar tampil sebagai hiasan, karena bisa memutar musik, menampilkan visual personal, dan bahkan menyediakan alarm SOS berkode Morse.

Kehadiran Aspire Badge membuat presentasi Acer terasa berbeda dari pameran produk yang biasanya hanya berputar di sekitar layar dan perangkat komputasi. Di tengah sorotan terhadap monitor kreator, proyektor laser, dan perangkat portabel, Acer justru menambahkan elemen wearable yang menggabungkan hiburan, personalisasi, dan fungsi darurat.

Monitor untuk kreator tetap jadi fokus utama

Di kelas monitor, Acer menyiapkan ProDesigner PE320QK G0 untuk pengguna kreatif yang membutuhkan akurasi tinggi. Monitor ini memakai panel QD-OLED generasi terbaru, resolusi 4K Ultra HD, warna 10-bit sejati, serta sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 500.

Acer juga menekankan kualitas warna pada perangkat ini. ProDesigner PE320QK G0 disebut sudah dikalibrasi dengan nilai Delta E di bawah satu, mengantongi sertifikasi Calman Verified, serta menghadirkan cakupan warna DCI-P3 99% dan Adobe RGB 98%.

Performa cepat untuk kerja visual intensif

Selain akurasi warna, Acer membekali monitor tersebut dengan refresh rate 120 Hz dan waktu respons 0,03 ms GTG. Kombinasi itu ditujukan untuk penyuntingan video dan aktivitas visual yang bergerak cepat.

Untuk pengaturan harian, Acer menambahkan Smart Dial. Aksesori ini bisa dipakai untuk menyesuaikan kecerahan, kontras, dan input dari jarak jauh, sementara Creator Hub membantu pengelolaan ruang warna, kalibrasi eksternal, dan konfigurasi multi-layar.

Acer juga menyiapkan CE320QK G untuk segmen prosumer. Monitor ini tetap membawa panel QD-OLED 4K UHD, warna 10-bit, dan sertifikasi HDR, tetapi dilengkapi ErgoStand agar pengguna lebih mudah mengatur kemiringan, putaran, dan ketinggian layar.

Proyektor laser dengan Google TV ikut dibawa

Selain monitor, Acer menampilkan HL6820GTV sebagai proyektor laser premium dengan dongle Google TV internal. Perangkat ini menawarkan resolusi 4K Ultra HD dan diklaim memakai daya hingga 35% lebih hemat dibandingkan proyektor lampu tradisional.

Integrasi Google TV membuat akses ke layanan streaming dan navigasi suara lebih praktis. Acer menempatkan perangkat ini untuk kebutuhan rumah sekaligus penggunaan komersial.

HL6820GTV juga disiapkan untuk pemakaian yang berat. Proyektor ini mendukung penggunaan 24/7, memakai sumber cahaya bebas merkuri dengan usia pakai hingga 30.000 jam, memiliki sertifikasi IP5X, dan mendukung proyeksi 360 derajat.

Acer menambahkan latensi rendah sebagai nilai jual lain. Karakter ini membuat HL6820GTV tetap relevan untuk video cepat dan gaming yang membutuhkan respons singkat.

Pilihan portabel untuk ruang kecil dan mobilitas

Untuk pengguna yang membutuhkan layar besar dalam format lebih ringkas, Acer menghadirkan HD1500. Proyektor portabel ini membawa resolusi Full HD 1080p dan tingkat kecerahan 8.000 LED lumens.

Instalasinya dibuat cepat lewat Auto-Focus, penyesuaian bingkai otomatis, dan pendeteksi rintangan dinding. Acer juga menyertakan dudukan putar adaptif dan sepasang speaker bawaan 5W.

Di sisi mobilitas kerja, Acer memperkenalkan monitor portabel PM161Q JB dan PM131QT. Keduanya menawarkan koneksi satu kabel, rotasi otomatis lewat G-sensor, opsi layar sentuh, dan keyboard pogo untuk mendukung pekerjaan di berbagai tempat.

Kombinasi perangkat yang dibawa Acer di Computex 2026 memperlihatkan perluasan arah produk yang cukup jelas. Dari monitor QD-OLED untuk kreator, proyektor laser dengan Google TV, hingga pin wearable yang tidak biasa, Acer menampilkan ekosistem yang menyentuh kerja, hiburan, mobilitas, dan personalisasi dalam satu panggung.

Source: www.gadgetdiva.id

Berita Terkait