Purbaya Dipindah Ke Bank Indonesia, Nama Chatib Basri Muncul Untuk Kursi Menteri Keuangan

Isu perombakan di sektor ekonomi kembali menguat setelah nama Purbaya Yudhi Sadewa dikaitkan dengan Bank Indonesia dan Muhammad Chatib Basri masuk dalam radar untuk kursi Menteri Keuangan. Perbincangan ini langsung menarik perhatian karena menyangkut dua posisi kunci yang menentukan arah kebijakan fiskal dan moneter.

Di tengah tekanan ekonomi global yang makin kompleks, perubahan pada dua jabatan itu dinilai dapat memengaruhi koordinasi antara pemerintah dan otoritas keuangan. Karena itu, kabar yang beredar tidak hanya memantik spekulasi politik, tetapi juga menjadi sorotan pasar.

Purbaya dan sinyal yang mengarah ke BI

Nama Purbaya mencuat setelah sejumlah pernyataannya ditafsirkan sebagai isyarat bahwa stabilitas rupiah merupakan ranah utama Bank Indonesia. Tafsir itu makin kuat ketika rupiah sempat tertekan hingga menyentuh Rp 18.044 per dolar AS.

Dalam situasi tersebut, Purbaya menunjukkan keyakinan besar pada peran bank sentral dalam menjaga nilai tukar. Di Kompleks DPR RI, ia juga menegaskan bahwa kendali stabilitas rupiah berada di tangan BI.

Pernyataan singkatnya, “Saya serahkan soal Rupiah ke BI,” ikut memicu dugaan bahwa posisinya bisa berubah dalam penataan kabinet. Kalimat itu membuat arah spekulasi semakin jelas, meski belum ada pengumuman resmi.

Chatib Basri masuk pertimbangan untuk Menkeu

Di sisi lain, Muhammad Chatib Basri disebut sebagai salah satu nama yang dipertimbangkan untuk menggantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Sumber yang dikutip Suara.com menyebut ada kemungkinan reshuffle kabinet terjadi pada hari Senin, dan Chatib menjadi salah satu sosok yang ditimbang untuk posisi tersebut.

Rumor itu ikut menguat karena Chatib disebut mempercepat kepulangannya ke Jakarta. Ekonom yang akrab disapa Kang Dede itu sedang berada di Amerika Serikat sebagai visiting fellow di Harvard Kennedy School.

Sejumlah agenda yang sebelumnya sudah disiapkan juga dibatalkan. Bahkan, beberapa kolega yang semula ingin bertemu Chatib di Boston turut batal karena jadwal kepulangannya berubah lebih cepat.

Sumber yang sama menyebut Chatib sudah terbang ke Jakarta pada Jumat, lebih awal dari rencana semula. Perubahan jadwal itu membuat namanya semakin ramai diperbincangkan di tengah rumor penataan ulang kabinet ekonomi.

Istana belum memberi kepastian

Meski spekulasi berkembang, Istana belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menguatkan perubahan di jajaran ekonomi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus pada kerja nyata dan koordinasi antarlembaga.

Prasetyo juga membantah adanya rencana formal pergantian pejabat di posisi Menteri Keuangan. Saat berada di Istana Kepresidenan, ia menegaskan, “Tidak ada. Tak ada rencana pergantian.”

Meski begitu, isu mengenai Purbaya ke Bank Indonesia dan Chatib Basri ke Kementerian Keuangan tetap menjadi bahan pembicaraan. Posisi yang disorot memang sama-sama strategis karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan ekonomi nasional.

Perdebatan di seputar dua nama itu menunjukkan betapa sensitifnya perubahan pada kursi ekonomi utama. Setiap isyarat kecil dari para pejabat langsung dibaca sebagai sinyal penting bagi hubungan kerja antara fiskal dan moneter.

Source: www.suara.com

Berita Terkait