Quinn Salman tetap menempatkan waktu bermain bersama keluarga sebagai prioritas di tengah padatnya agenda sekolah dan pekerjaan. Bagi penyanyi dan aktris muda itu, bermain bukan hanya pengisi waktu luang, melainkan bagian penting dari keseimbangan hidup dan kedekatan di rumah.
Dalam acara LEGO Playground “Main dan Jadi Hebat” di Jakarta Pusat, Quinn menegaskan bahwa ia tetap menjalankan tanggung jawab belajar, tetapi tidak ingin melewatkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Ia menyebut, “Jadi tuh pastinya aku punya tanggung jawab sendiri untuk belajar, tapi aku sempatin waktu buat main dan quality time bareng keluarga. Karena menurut aku main dan quality time bareng keluarga itu penting banget.”
Kebiasaan yang Sudah Menjadi Rutinitas
Kebiasaan itu ternyata bukan hal baru bagi Quinn. Ia mengatakan waktu bermain bersama keluarga sudah menjadi bagian dari rutinitas sejak kecil dan biasanya dilakukan setidaknya seminggu sekali.
Aktivitasnya juga cenderung sederhana, mulai dari bermain Lego Bricks hingga pergi ke mal bersama orang tua. Pilihan kegiatan yang ringan ini membuat momen kebersamaan tetap terasa hangat tanpa perlu dibuat rumit.
Tiga Manfaat Emosional Saat Anak Bermain dengan Orang Tua
Psikolog keluarga Pritta Tyas menjelaskan bahwa bermain langsung bersama orang tua memberi manfaat emosional yang kuat bagi anak. Mengacu pada sebuah studi Harvard yang ia sebut, ada tiga manfaat utama yang muncul dari kebiasaan tersebut.
Manfaat pertama adalah terbentuknya koneksi yang lebih kuat antara anak dan orang tua. Saat bermain, keduanya saling terlibat, saling merespons, dan bekerja sama dalam satu aktivitas yang sama.
Manfaat kedua adalah terbukanya ruang bagi anak untuk menyampaikan perasaan. Suasana bermain yang santai membuat anak lebih mudah mengungkapkan hal yang dirasakan tanpa tekanan berlebihan.
Menurut Pritta, kondisi ini juga membantu mengurangi jarak emosional antara anak dan orang tua. Komunikasi pun tidak hanya terjadi dalam situasi serius, tetapi juga lewat momen yang menyenangkan dan akrab.
Manfaat ketiga adalah kesempatan bagi orang tua untuk memberi apresiasi secara natural. Dalam suasana bermain, pujian dan afirmasi positif dapat disampaikan dengan lebih hangat sehingga anak merasa dihargai.
Pritta menilai, rasa dihargai membuat anak lebih mudah menangkap dukungan dari orang tuanya. Karena itu, waktu bermain bersama keluarga disebut punya nilai penting bagi kesehatan mental anak.
Dukungan dari Kampanye LEGO Playground
LEGO turut mengangkat pentingnya interaksi positif dalam keluarga lewat kampanye LEGO Playground “Main dan Jadi Hebat”. Program ini melibatkan sejumlah LEGO Play Champions, termasuk Quinn Salman, untuk mewakili keterampilan seperti pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan ketangguhan.
Aktivasi LEGO Playground digelar di Main Atrium East Mall Level 1, Grand Indonesia, mulai 4 Juni hingga 19 Juli 2026. Di area tersebut, keluarga dapat mencoba sejumlah aktivitas interaktif seperti Brick Carousel, Brick Mix, Hop & Build, Brick Seek, dan Tower of Play.
Rangkaian permainan itu dirancang agar orang tua dan anak dapat bermain bersama dalam suasana yang lebih aktif dan kolaboratif. Kehadiran Quinn dalam kampanye ini memperlihatkan bahwa meski jadwal sekolah dan pekerjaan padat, waktu bersama keluarga tetap bisa dijaga lewat kebiasaan sederhana yang konsisten.
Source: www.suara.com






