Racik Detergen Mesin Pencuci Piring Sendiri, Hemat Biaya dan Bisa Awet Berbulan-Bulan

Detergen pencuci piring rumahan bisa dipakai dalam dua bentuk, yaitu bubuk dan tablet, dengan bahan yang relatif sederhana. Campuran ini dibuat dari washing soda, boraks, asam sitrat, garam kosher, serta jus lemon untuk versi tablet, lalu disimpan dalam wadah kedap udara agar tidak cepat menggumpal.

Pilihan membuat detergen sendiri sering dilirik ketika stok produk komersial menipis. Selain itu, cara ini juga dianggap lebih praktis untuk membantu menekan pengeluaran rumah tangga tanpa harus bergantung pada produk siap pakai.

Bahan utama dan perannya

Setiap bahan dalam racikan ini punya fungsi yang berbeda. Washing soda atau natrium karbonat menjadi pembersih utama yang membantu mengangkat noda dan kotoran dari permukaan piring.

Boraks atau natrium tetraborat juga berperan dalam membersihkan. Dalam referensi Liputan6, bahan ini disebut membantu memutihkan, menghilangkan bau, melembutkan air sadah, sekaligus mendisinfeksi.

Asam sitrat dipakai sebagai pengganti fosfor dalam detergen. Bahan ini turut membantu mengangkat kotoran, menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri, dan mengikat mineral agar air menjadi lebih lunak.

Garam kosher digunakan untuk membantu tekstur campuran. Sementara itu, jus lemon bisa menjadi pengganti asam sitrat bubuk, terutama ketika racikan dibuat dalam bentuk tablet.

Peralatan yang perlu disiapkan

Pembuatan detergen ini tidak memerlukan alat yang rumit. Beberapa perlengkapan dasar yang dibutuhkan adalah gelas ukur, sendok takar, mangkuk pencampur, sendok kayu, dan wadah kedap udara.

Jika ingin membuat versi tablet, diperlukan juga cetakan silikon kecil atau baki es batu. Ukuran cetakan sebaiknya diperhatikan supaya tablet cocok dimasukkan ke dispenser mesin pencuci piring.

Takaran dasar yang digunakan

Komposisi yang umum dipakai terdiri dari 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir bubuk asam sitrat food-grade, dan 1/2 cangkir garam kosher. Untuk versi tablet, bahan cair yang ditambahkan adalah 3/4 cangkir jus lemon.

Takaran ini dipakai sebagai dasar agar adonan mudah dicampur dan, untuk versi tablet, bisa dipadatkan sebelum dikeringkan. Proporsi bahan juga membantu menjaga hasil racikan tetap sesuai untuk pemakaian mesin pencuci piring.

Cara membuat versi bubuk

Detergen bubuk menjadi bentuk yang paling sederhana karena tidak membutuhkan proses pencetakan. Seluruh bahan kering cukup dicampur sampai merata, lalu disimpan dengan benar.

Langkahnya dimulai dengan mencampurkan 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir bubuk asam sitrat, dan 1/2 cangkir garam kosher. Setelah itu, aduk menggunakan sendok kayu sampai semua bahan tercampur rata.

Setelah selesai, campuran dipindahkan ke wadah kedap udara agar tidak terkena lembap. Label petunjuk pemakaian juga sebaiknya ditempel supaya penggunaannya lebih mudah, dan referensi menyebut produk rumahan seperti ini bisa bertahan beberapa bulan jika disimpan di tempat kering.

Cara membuat versi tablet

Bentuk tablet lebih praktis saat digunakan karena tinggal dimasukkan ke dispenser mesin pencuci piring. Cara ini cocok untuk pemakaian harian karena dosisnya lebih mudah dikendalikan.

Prosesnya dimulai dengan mencampurkan 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir garam kosher, dan 3/4 cangkir jus lemon. Aduk sampai adonan bisa dipadatkan, lalu ambil sekitar 1 sendok makan untuk setiap tablet.

Adonan kemudian dimasukkan ke cetakan silikon kecil atau baki es batu, lalu ditekan perlahan agar padat. Setelah itu, diamkan di udara terbuka sekitar 24 jam sampai keras, baru dikeluarkan dan disimpan dalam wadah kedap udara.

Cara pakai dan hal yang perlu diperhatikan

Untuk detergen bubuk, dosis yang dianjurkan adalah 1 hingga 2 sendok makan untuk satu muatan piring kotor. Bubuk sebaiknya dimasukkan ke dispenser tepat sebelum siklus mesin dimulai agar tidak menggumpal lebih dulu.

Jika teksturnya mulai memadat, campuran masih bisa dilonggarkan dengan sendok kayu. Namun, gumpalan yang sudah keras sebaiknya tidak dipakai lagi karena berisiko tidak larut dengan baik dan bisa menyumbat mesin.

Pada versi tablet, satu tablet digunakan untuk satu kali pencucian. Tablet juga perlu dimasukkan ke dispenser sesaat sebelum mesin dijalankan agar hasilnya tetap optimal.

Produksi sebaiknya tidak terlalu banyak sekaligus, dengan batas sekitar 3 cangkir. Hal ini karena detergen rumahan tidak memiliki bahan anti-penggumpal seperti produk komersial, sehingga penyimpanan yang rapat dan kering menjadi penting.

Barang yang sensitif juga perlu dipisahkan saat mencuci. Peralatan makan antik atau perak murni sebaiknya tidak dimasukkan ke mesin karena tetap berisiko tergores atau rusak.

Berita Terkait