Rangka Bengkok Bikin 4Runner Bekas Ini Hampir Tak Terselamatkan, Disulap Lagi Dalam 24 Jam

Toyota 4Runner bekas itu sempat terlihat seperti proyek yang mustahil diselamatkan. Saat estimasi perbaikan mencapai $17,000, pemiliknya memilih jalur yang jauh lebih ekstrem: mengganti rangka dan membangun ulang SUV tersebut dalam waktu sekitar 24 jam.

Langkah itu diambil karena biaya perbaikan resmi terlalu jauh dibanding harga mobilnya. 4Runner ini dibeli hanya seharga $6,000, tetapi masalah tersembunyi di bagian rangka membuat nilai perbaikannya melonjak jauh melampaui akal sehat untuk proyek biasa.

Mobil yang dimaksud adalah Toyota 4Runner generasi ketiga keluaran 2002 dengan jarak tempuh sekitar 137,000 miles. Unit itu datang dengan penggerak empat roda, interior yang bersih, perlengkapan yang masih berfungsi, dan daya tarik khas Toyota lama yang masih banyak dicari.

Masalah baru terasa saat SUV itu mulai dipakai di jalan. Meski sudah dipasangi shocks, struts, CV axles, dan sejumlah komponen front-end baru, mobil tetap limbung keras saat melewati permukaan bergelombang.

Akar persoalannya kemudian ditemukan di area rangka dekat steering rack. Kerusakan di bagian itu menjelaskan mengapa mobil terasa tidak stabil, sulit diprediksi, dan tidak nyaman saat digunakan normal.

Dari mobil murah menjadi proyek rangka penuh

Karena biaya perbaikan mencapai $17,000, perbaikan standar praktis tidak lagi masuk hitungan. Pemiliknya, Michael Elsea dari Elsea’s World, lalu mencari solusi lain yang masih masuk akal secara finansial.

Ia menemukan sebuah 4Runner rongsokan di dekatnya dengan rangka yang masih bisa dipakai seharga $500. Dari titik itu, arah proyek berubah total menjadi body-off frame swap penuh.

Sebelum 4Runner utama dibangun ulang, mobil donor harus dibongkar lebih dulu. Elsea melepas komponen yang masih berguna, menjual beberapa bagian, lalu memisahkan bodi dari rangka dengan peralatan manual karena bengkel yang dipakai tidak memiliki lift.

Untuk pekerjaan itu, ia menggunakan engine hoist, alat potong, dan banyak kesabaran. Setelah rangka donor keluar, bagian tersebut dibersihkan, dipersiapkan, dicat, dan dilindungi dengan cavity wax di dalam frame rails agar tidak mudah berkarat dari dalam.

Pengerjaan cepat di bengkel spesialis Toyota

Saat rangka pengganti tiba di Boozerbuilt, bengkel yang fokus pada Toyota, pekerjaan besar langsung dimulai. Tim memberi diri mereka waktu sekitar 24 jam untuk memindahkan bodi dari 4Runner rusak, menukar seluruh komponen penting, lalu menghidupkan SUV itu kembali.

Prosesnya berlangsung seperti jalur perakitan. Wiring harness dilepas, body mounts dibuka, brake lines dan fuel lines diputus, sementara sistem kemudi ikut dibongkar dari rangka lama.

Menjelang malam, bodi akhirnya terangkat. Dari situ terlihat jelas seberapa besar kerusakannya, termasuk distorsi di area steering rack dan hasil pengukuran rangka yang mengonfirmasi struktur mobil sudah melenceng.

Di tengah perakitan, tim juga menemukan steering rack yang bengkok. Masalah tambahan ini sempat mengancam target waktu, tetapi mereka berhasil mencari pengganti secara lokal dan pekerjaan tetap berlanjut.

Mesin, transmisi, transfer case, rear axle, suspensi, fuel tank, dan komponen lain dipindahkan ke rangka pengganti. Bracket pada transmission crossmember juga perlu dimodifikasi karena donor frame berasal dari model dua penggerak roda.

Pada akhirnya, bodi kembali duduk di atas rangka baru dan drivetrain terpasang lagi. Mesin 4Runner itu menyala hanya beberapa menit setelah target waktu yang ditetapkan.

Hasil akhir menunjukkan proyek itu memang layak

Setelah pengecekan akhir, penambahan cairan, bleeding rem, dan alignment, 4Runner tersebut dibawa test drive. Hasilnya langsung terasa karena mobil melaju mulus dan mengikuti arah dengan baik.

Sebelum diperbaiki, melewati polisi tidur atau jalan tidak rata membuat SUV itu terasa berbahaya. Setelah frame swap, karakter berkendaranya berubah dan mobil kembali terasa seperti Toyota yang sehat dan layak dipakai.

Elsea kemudian menjual 4Runner yang sudah selesai itu seharga $10,000. Hasil tersebut menunjukkan masih ada ruang keuntungan meski pekerjaan yang dilakukan sangat besar, sekaligus membuktikan bahwa rangka bengkok belum tentu berarti akhir bagi sebuah Toyota tua yang bodinya masih bagus.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer