Rap Melayu dan Sinden Jawa Menyatu, Pesan Budaya di Lagu Tinggi Menguat

Author: Redaksi Android62

Kolaborasi Kmy Kmo, Luca Sickta, dan Niken Salindry di lagu “Tinggi” menempatkan pesan budaya sebagai inti utama karya ini. Rap Melayu, vokal tradisional Jawa, dan semangat persatuan Nusantara dirangkai dalam satu lagu yang tidak hanya mengejar bentuk baru, tetapi juga menegaskan makna yang dibawanya.

Proyek ini hadir dari album terbaru Kmy Kmo dan Luca Sickta yang berjudul Gong. Melalui lagu tersebut, mereka menekankan bahwa martabat manusia tidak diukur dari kuasa atau harta, melainkan dari budi pekerti dan nilai yang ditinggalkan.

Perjumpaan Dua Tradisi dalam Satu Lagu

“Tinggi” mempertemukan rap khas Kmy Kmo dan Luca Sickta dengan suara sinden Niken Salindry. Perpaduan itu menjadi simbol persatuan budaya Nusantara yang dibangun lewat musik, bukan sekadar kolaborasi lintas negara.

Sang komposer menegaskan bahwa musik dipandang sebagai bahasa universal dalam proyek ini. Pesan yang ingin diangkat pun jelas, yakni kebesaran seseorang semestinya dibaca dari jejak kebaikan, bukan dari besarnya kekuasaan atau kekayaan.

Niken Salindry Membawa Sinden ke Audiens yang Lebih Luas

Bagi Niken Salindry, ajakan itu membuka kesempatan untuk memperkenalkan seni sinden kepada pendengar yang lebih luas. Ia juga melihat kerja sama ini sebagai ruang untuk mempertemukan tradisi dengan musik modern dalam satu karya yang punya pesan kuat.

Niken menyebut dirinya langsung menyukai konsep lagu “Tinggi” karena sejalan dengan semangat pelestarian budaya. Ia juga menilai kolaborasi ini mampu mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia melalui karya musik yang sama-sama berakar pada tradisi.

Video Musik Digarap Berskala Besar di TMII

Dimensi budaya dalam lagu ini tidak berhenti di bagian suara. Video musik “Tinggi” digarap di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, dengan konsep produksi kolosal yang menonjolkan unsur visual tradisional.

Dalam video itu, penonton akan melihat puluhan penari, tata artistik megah, dan kostum tradisional yang memadukan estetika Malaysia dan Indonesia. Seluruh elemen visual disusun untuk menguatkan semangat “Serumpun Nusantara” yang menjadi roh karya ini.

Elemen Rincian
Judul lagu Tinggi
Kolaborator Kmy Kmo, Luca Sickta, Niken Salindry
Perpaduan musik Rap Melayu dan vokal tradisional Jawa
Album Gong
Lokasi video musik Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta

Pesan yang Bertahan di Ujung Lagu

Di bagian akhir, “Tinggi” kembali menegaskan bahwa jejak kebaikan dan nilai luhur akan bertahan lebih lama daripada kekuasaan. Karena itu, lagu ini terasa menempati ruang yang lebih besar daripada hiburan semata.

Dengan pendekatan tersebut, “Tinggi” memperlihatkan bagaimana musik populer masih bisa menjadi medium untuk merawat identitas dan tradisi. Di saat yang sama, kolaborasi ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas budaya dapat melahirkan karya yang relevan tanpa kehilangan kekuatan artistiknya.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru