Real Madrid Terpojok Di Bernabeu, Kemenangan Atas Alaves Jadi Harga Mati Demi Mengejar Barcelona

Real Madrid datang ke Santiago Bernabeu dengan beban yang jauh lebih berat dari sekadar laga pekan ke-33 La Liga. Tiga poin atas Deportivo Alaves menjadi kebutuhan mendesak jika Los Blancos ingin tetap menjaga peluang mengejar Barcelona yang kini unggul sembilan angka di puncak klasemen.

Posisi Madrid juga membuat pertandingan ini terasa semakin menentukan. Dengan koleksi 70 poin di peringkat kedua, ruang untuk terpeleset semakin sempit, terutama karena setiap sisa laga kini memiliki nilai yang sangat mahal.

Tekanan itu tidak muncul sendirian. Madrid baru saja tersingkir dari perempat final Liga Champions setelah kalah agregat 6-4 dari Bayern Munchen, sehingga duel di kandang kali ini ikut membawa misi pemulihan mental.

Tuntutan bangkit setelah hasil yang belum stabil

Masalah Madrid tidak berhenti pada kegagalan di Eropa. Dalam dua pertandingan terakhir di liga, tim asuhan Alvaro Arbeloa juga belum mampu meraih kemenangan, dan kondisi itu membuat laga kontra Alaves menjadi sangat sensitif.

Arbeloa melihat seluruh laga tersisa memiliki bobot yang nyaris sama. Ia menegaskan bahwa konsistensi menjadi syarat utama agar Madrid tetap berada dalam jalur perebutan gelar sampai akhir musim.

“Kebutuhan mereka untuk menang sama besarnya dengan kebutuhan kami untuk menang dan tampil dalam permainan yang baik,” kata Arbeloa, dikutip dari situs resmi klub.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Madrid tidak hanya dituntut menang, tetapi juga harus memperbaiki kualitas permainan. Dalam situasi seperti ini, hasil positif di Bernabeu akan sangat berarti untuk menjaga ritme tim di fase penentu musim.

Bernabeu diharapkan jadi dorongan utama

Atmosfer kandang bisa menjadi faktor penting bagi Madrid. Arbeloa berharap Bernabeu mampu membantu para pemain mengembalikan kepercayaan diri setelah kekecewaan di kompetisi Eropa.

Fokus tim, menurut Arbeloa, juga harus diarahkan ke satu pertandingan terlebih dahulu. Ia tidak ingin skuadnya terbebani oleh perhitungan panjang soal sisa jadwal, melainkan memusatkan perhatian penuh pada Alaves.

“Kami sangat antusias untuk bermain di hadapan Bernabéu dan menunjukkan hasrat serta ambisi kami untuk meraih tiga poin. Kami hanya fokus pada pertandingan besok. Tujuh laga tersisa, dan kami harus memenangkan semuanya,” ujar Arbeloa.

Target itu membuat duel ini terasa tegas dan sederhana bagi Madrid. Tidak ada ruang untuk hasil selain kemenangan jika ambisi mengejar Barcelona masih ingin dijaga sampai akhir musim.

Alaves membawa ancaman yang tidak bisa diabaikan

Meski Madrid lebih diunggulkan, Alaves datang dengan kepercayaan diri yang tidak bisa disepelekan. Tim tamu tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir, sebuah tren yang menunjukkan mereka sedang berada dalam kondisi yang cukup baik.

Alaves juga memiliki urgensi sendiri dalam pertandingan ini. Mereka hanya berjarak satu poin dari zona degradasi, sehingga setiap laga menjadi pertarungan besar untuk menjaga posisi aman.

Status itu membuat Alaves berpotensi tampil dengan motivasi tinggi. Dalam keadaan terdesak, lawan seperti ini kerap menjadi lebih berbahaya karena tidak memiliki banyak pilihan selain berjuang habis-habisan.

Namun, catatan pertemuan masih memihak Madrid. Los Blancos memenangi sembilan dari sepuluh duel terakhir melawan Alaves di liga, termasuk kemenangan 2-1 di kandang lawan pada pertemuan sebelumnya.

Skuad belum lengkap, tekanan tetap penuh

Madrid tetap belum bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Raul Asencio absen karena sakit, sedangkan Thibaut Courtois dan Rodrygo masih dalam masa pemulihan cedera.

Di kubu Alaves, Abderrahman Rebbach juga tidak dapat dimainkan karena skorsing. Absennya pemain tersebut menjadi tambahan kerugian bagi tim tamu yang berusaha mempertahankan momentum positif mereka.

Di luar masalah skuad, sorotan terhadap Madrid juga datang dari level manajemen. Presiden klub Florentino Perez memberi penilaian keras terhadap performa tim musim ini, dengan menyebut situasinya “tak dapat ditoleransi,” dilansir dari Goal.com.

Kombinasi tekanan klasemen, hasil yang belum stabil, dan tuntutan besar dari internal klub membuat laga di Bernabeu berubah menjadi ukuran penting atas respons Madrid. Jika tiga poin tidak datang, jarak dengan Barcelona bisa terasa semakin sulit dikejar.

Berita Terkait