Redmi Note 17 Pro Bawa Baterai 9.000mAh, Tapi Banyak Fitur Justru Turun Kelas

Redmi Note 17 Pro menonjol karena baterainya yang sangat besar, namun peningkatan itu datang bersama sejumlah kompromi yang tidak kecil. Xiaomi tampak mengubah arah pengembangan perangkat ini, dari mengejar kamera dan performa ke daya tahan baterai, ketahanan bodi, dan kenyamanan pakai harian.

Perubahan tersebut membuat Redmi Note 17 Pro terasa berbeda dari penerus langsung Redmi Note 15 Pro. Di satu sisi, pengguna mendapat daya tahan yang jauh lebih panjang, tetapi di sisi lain ada beberapa sektor penting yang justru mengalami penurunan.

Baterai Jadi Keunggulan Paling Mencolok

Sektor yang paling langsung menarik perhatian adalah baterai 9.000mAh. Kapasitas ini naik jauh dari 7.000mAh pada Redmi Note 15 Pro, sehingga perangkat ini berpotensi bertahan sangat lama dalam penggunaan normal.

Xiaomi juga menaikkan kecepatan pengisian dari 45W menjadi 67W. Kombinasi ini membuat baterai besar tetap lebih praktis dipakai sehari-hari, meski ukuran fisik ponsel ikut bertambah.

Penyimpanan, Layar, dan Perlindungan Ikut Naik

Untuk varian 256GB dan 512GB, Redmi Note 17 Pro sudah memakai UFS 3.1, sedangkan Redmi Note 15 Pro masih menggunakan UFS 2.2. Perbedaan ini akan terasa saat membuka aplikasi, memindahkan file besar, dan menjalankan multitugas.

Lapisan pelindung layar juga diperbarui ke Corning Gorilla Glass Victus 2 yang diklaim lebih tahan benturan dan goresan. Sementara itu, layar AMOLED datar 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz tetap dipertahankan.

AspekRedmi Note 17 ProRedmi Note 15 Pro
Baterai9.000mAh7.000mAh
Pengisian daya67W45W
PenyimpananUFS 3.1 untuk 256GB dan 512GBUFS 2.2
Pelindung layarCorning Gorilla Glass Victus 2Pelindung generasi sebelumnya

HyperOS 3 dan Respons Sentuh yang Lebih Cepat

Di sisi perangkat lunak, Redmi Note 17 Pro langsung berjalan dengan HyperOS 3. Xiaomi juga menaikkan touch sampling rate maksimum menjadi 3.200Hz dari sebelumnya 2.560Hz.

Perubahan ini ditujukan untuk membuat respons sentuhan lebih cepat, terutama saat dipakai bermain game yang mendukung fitur tersebut. Optimalisasi sistem dan efisiensi daya juga ikut dibawa oleh HyperOS 3.

Bagian Kamera Mengalami Pemangkasan

Kamera menjadi area yang paling terasa dikompromikan. Redmi Note 15 Pro memakai sensor utama Sony LYT-600 berukuran 1/1,95 inci, sedangkan Redmi Note 17 Pro beralih ke Samsung S5KJNS berukuran 1/2,76 inci.

Ukuran sensor yang lebih kecil berpotensi membuat hasil foto malam tidak sebaik pendahulunya. Kamera ultra-wide 8MP juga dihilangkan dan diganti sensor kedalaman 2MP yang fungsinya lebih terbatas.

Kamera Depan, Video, dan Konektivitas Juga Turun

Penurunan berikutnya terlihat pada kamera depan. Resolusinya turun dari 20MP menjadi 8MP, sehingga pengguna yang sering swafoto atau melakukan panggilan video kemungkinan akan merasakan bedanya.

Kemampuan perekaman video ikut menyusut. Jika Redmi Note 15 Pro mendukung 4K 60fps, Redmi Note 17 Pro hanya mendukung 1080p 30fps.

Di sisi konektivitas, perangkat ini memakai Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.1, lebih rendah dari Redmi Note 15 Pro yang sudah membawa Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4. Tidak semua pengguna akan merasakan dampaknya secara langsung, tetapi standar yang lebih baru tetap memberi nilai tambah pada efisiensi dan kecepatan transfer data.

Bodi Lebih Tebal, Chipset dan RAM Tidak Lagi Lebih Tinggi

Baterai besar membuat bodi Redmi Note 17 Pro ikut membesar. Ketebalannya naik dari 7,78 mm menjadi 8,46 mm, dengan bobot mencapai 226 gram.

Di sektor dapur pacu, Redmi Note 15 Pro sebelumnya memakai MediaTek Dimensity 7400-Ultra, sementara Redmi Note 17 Pro beralih ke Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4. Namun, kecepatan clock maksimal chip baru ini hanya 2,4GHz, lebih rendah dibanding 2,6GHz pada chip sebelumnya.

Xiaomi juga membatasi RAM maksimum pada 12GB, sedangkan Redmi Note 15 Pro masih menyediakan hingga 16GB. Meski begitu, beberapa fitur penting tetap dipertahankan, termasuk sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K, speaker stereo, NFC, IR Blaster, sensor sidik jari optik di dalam layar, serta reverse wired charging 22,5W.

Bagi pengguna yang memprioritaskan baterai besar dan ketahanan perangkat, Redmi Note 17 Pro menawarkan nilai yang kuat. Namun, mereka yang lebih mengutamakan kamera, video, konektivitas, dan performa masih mungkin merasa Redmi Note 15 Pro lebih seimbang.

Berita Terkait