Refund PlayStation Untuk 100+ Game Dimulai, Cek Riwayat Pembelianmu Sekarang

Author: Redaksi Android62

Daftar lebih dari 100 game PlayStation kini masuk dalam skema pengembalian dana setelah penyelesaian gugatan class action di California. Namun, pemain tidak bisa langsung menganggap semua pembelian digital mereka otomatis berhak menerima refund, karena kelayakannya tetap bergantung pada syarat yang cukup spesifik.

Perkara ini berawal dari penjualan game digital di PlayStation Network yang dulu memakai game-specific vouchers atau GSV. Setelah sistem voucher itu dihentikan, sejumlah game disebut mengalami kenaikan harga dan praktik tersebut kemudian dipersoalkan sebagai tindakan anti-persaingan.

Untuk pembeli, langkah paling penting adalah memeriksa riwayat transaksi sendiri. Kelayakan refund ditentukan oleh periode pembelian, jenis game, serta status harga game setelah voucher dihentikan, sehingga nama game saja belum cukup untuk memastikan masuk daftar.

Syarat waktunya juga jelas. Pembelian harus dilakukan antara 1 April 2019 sampai 31 Desember 2023, dan game yang dibeli harus termasuk judul yang sebelumnya dijual sebagai GSV.

Selain itu, game tersebut harus mengalami kenaikan harga setelah voucher dihentikan serta memenuhi kriteria tambahan terkait harga dan penukaran. Karena itu, pembelian yang terlihat relevan di permukaan tetap perlu dicocokkan dengan detail transaksi agar statusnya benar-benar sesuai.

Apa yang bisa dilakukan pengguna

Pengguna PlayStation pada dasarnya punya tiga pilihan, yaitu tidak melakukan apa pun, mengajukan klaim, atau memilih keluar dari penyelesaian. Jika tidak melakukan apa pun, pengguna tetap bisa menerima pembayaran selama memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Mengajukan klaim disebut dapat memastikan refund selama syaratnya benar-benar terpenuhi. Sementara itu, opsi keluar atau opt out tersedia bagi pengguna yang ingin tetap mempertahankan hak menggugat PlayStation dalam perkara terpisah di pengadilan lain di Amerika Serikat.

Batas waktu untuk mengajukan klaim atau memilih keluar ditetapkan pada 2 Juli 2026. Meski begitu, pembayaran tidak akan diproses dalam waktu dekat karena prosesnya baru berjalan setelah sidang final di Pengadilan Distrik AS di San Francisco pada Oktober.

Game yang tercantum dalam daftar

Settlement ini memuat lebih dari 100 judul dari berbagai era dan platform PlayStation. Isinya mencakup game PlayStation Studios, judul pihak ketiga, game olahraga, hingga koleksi lawas.

Beberapa judul yang tercantum antara lain The Last of Us Remastered, Until Dawn, Bloodborne Complete Edition Bundle, Ratchet & Clank, God of War III Remastered, UNCHARTED: The Nathan Drake Collection, inFAMOUS Second Son, Killzone Shadow Fall, Journey, Shadow of the Colossus, dan LittleBigPlanet 3. Dari kelompok pihak ketiga, ada NieR: Automata, Resident Evil 4, No Man’s Sky, LIMBO, The Witness, Sleeping Dogs: Definitive Edition, dan Dragon Quest Builders.

Nama lain seperti Destiny 2, Battlefield Hardline, Star Wars Battlefront, FIFA 17, Madden NFL 17, WWE 2K17, dan WWE 2K19 juga ikut tercantum. Beberapa game klasik dan rilisan PS Vita turut muncul, termasuk Persona 4 Golden, Shin Megami Tensei: Persona 3 Portable, God of War Collection versi PS Vita, Ratchet & Clank Collection versi PS Vita, Freedom Wars, dan Killzone: Mercenary.

Daftar itu juga memuat Super Mega Baseball, Human: Fall Flat, Trine 2: Complete Story, TouKiden 2, The Solus Project, Flower, RESOGUN, Twisted Metal, Demon’s Souls, Okami HD, The Jackbox Party Pack, dan The Jackbox Party Trilogy. Karena syarat refund tidak hanya bergantung pada nama game, pemilik judul-judul tersebut tetap perlu mencocokkan tanggal pembelian dan detail transaksinya.

Latar kasus yang masih bergulir

Sony masih membantah melakukan pelanggaran, sementara pengadilan belum menjatuhkan putusan yang menyatakan perusahaan bersalah. Skema ini sendiri terkait penyelesaian senilai US$7,85 juta, tetapi besaran refund per orang belum ditetapkan.

Perkara ini juga dipandang punya dampak lebih luas daripada sekadar pengembalian dana untuk pemain PlayStation. Hasil akhirnya disebut bisa memengaruhi tuduhan monopoli digital lain yang diarahkan ke perusahaan teknologi besar, termasuk sengketa terhadap Google Play Store dan Apple App Store.

Bagi pengguna yang pernah membeli game digital PlayStation dalam rentang 1 April 2019 hingga 31 Desember 2023, pengecekan daftar dan riwayat transaksi menjadi langkah paling relevan. Fokus utamanya bukan hanya apakah judulnya populer, melainkan apakah pembelian itu terkait GSV dan masuk kelompok game yang mengalami kenaikan harga setelah voucher dihentikan.

Source: tech.sportskeeda.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru