Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Gondang Dimulai, Kendaraan Berat Wajib Memutar Jauh Hingga 2026

Pengguna jalan di jalur nasional Tulungagung-Trenggalek perlu menyesuaikan rute sejak awal karena penutupan Jembatan Gondang membuat arus kendaraan dibagi berdasarkan jenisnya. Pengalihan ini diterapkan selama pekerjaan perbaikan konstruksi berlangsung, yang diperkirakan sampai Desember 2026.

Bagi kendaraan bertonase besar, skema perjalanan dibuat lewat jalur yang tidak melewati area pekerjaan jembatan. Dari arah Trenggalek, kendaraan diarahkan ke simpang empat Durenan, lalu menuju Kecamatan Bandung, dilanjutkan ke Kecamatan Campurdarat, dan keluar di simpang empat Tamanan, Tulungagung.

Rute yang sama juga dipakai untuk kendaraan berat dari arah Tulungagung, Kediri, dan Blitar yang hendak menuju Kabupaten Trenggalek. Pengaturan ini dipasang agar kendaraan besar tetap bergerak tanpa memasuki titik konstruksi Jembatan Gondang selama masa penutupan.

Untuk roda dua dan mobil pribadi, kepolisian menyiapkan jalur alternatif yang berbeda di sekitar Kecamatan Gondang. Kendaraan kecil diarahkan melalui simpang tiga Gondang menuju simpang tiga Polsek Kalangbret, lalu diteruskan ke ruas penghubung lain yang tersedia di kawasan itu.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabila menjelaskan pemisahan jalur ini dibuat supaya arus kendaraan tidak bertumpuk di satu titik. Dengan pembagian rute seperti itu, petugas berharap pergerakan kendaraan tetap lebih terurai sesuai karakter masing-masing.

Polres Tulungagung juga menempatkan personel pengamanan di titik-titik yang dinilai rawan padat. Langkah ini dilakukan karena Jembatan Gondang merupakan salah satu penghubung utama Tulungagung dan Trenggalek, sehingga penutupannya langsung memengaruhi pola perjalanan di kawasan tersebut.

Polisi turut mengingatkan adanya potensi kepadatan di koridor Bandung-Durenan akibat aliran kendaraan berat yang dialihkan. Pengguna jalan diminta lebih dulu menyesuaikan rute agar tidak terjebak antrean, sekaligus mengantisipasi waktu tempuh yang lebih panjang selama perbaikan jembatan masih berjalan.

Source: jatim.jpnn.com

Berita Terkait