Polda Jawa Barat akan menggelar rekonstruksi menyeluruh pada Kamis 2 Juli 2026 untuk mengurai rangkaian dugaan penganiayaan berat dan penyekapan yang menjerat Taufik Hidayat alias TH. Langkah itu diambil setelah penyidik menemukan dua tempat kejadian perkara atau TKP baru dari hasil analisa dan pra-rekonstruksi.
Temuan tersebut dinilai penting karena dapat memperjelas locus delicti, yakni lokasi terjadinya tindak pidana. Dengan kejelasan itu, penyidik juga berharap penguatan pasal yang disangkakan kepada TH dalam perkara dugaan penganiayaan berat dan penyekapan terhadap YTR.
Dua TKP Baru dari Pengembangan Penyidikan
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa dua TKP baru itu muncul setelah penyidik mengembangkan hasil pra-rekonstruksi yang telah dilakukan empat kali. Menurut dia, kemajuan ini memberi pijakan lebih kuat bagi penyidik untuk menelusuri peristiwa secara utuh.
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Tersangka | Taufik Hidayat alias TH |
| Perkara | Dugaan penganiayaan berat dan penyekapan terhadap YTR |
| Temuan baru | Dua TKP baru |
| Dasar temuan | Hasil analisa dan pra-rekonstruksi |
| Agenda lanjutan | Rekonstruksi menyeluruh pada Kamis 2 Juli 2026 |
Hendra menyampaikan keterangan itu di Mapolda Jabar, Rabu (1/7/2026), usai penyidik memaparkan hasil pengembangan perkara. Ia menegaskan bahwa penambahan dua TKP baru menjadi kemajuan penting dalam penanganan kasus tersebut.
Rekonstruksi Dibuka untuk Pihak Terkait
Polda Jabar menyiapkan rekonstruksi besok secara terbuka dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Langkah ini ditempuh agar proses hukum tetap akuntabel dan mudah diawasi.
Tim Jaksa Penuntut Umum dan kuasa hukum juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan itu. Kehadiran mereka disebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus profesional.
Rekonstruksi tersebut diharapkan dapat memperjelas peran setiap rangkaian peristiwa yang diduga terjadi dalam kasus itu. Dari sana, penyidik dapat menyusun gambaran yang lebih utuh mengenai peristiwa yang menjerat TH.
Dengan dua TKP baru yang kini teridentifikasi, proses penyidikan memasuki tahap yang lebih rinci. Fokus berikutnya adalah memastikan seluruh rangkaian fakta di lapangan dapat terbaca jelas saat rekonstruksi digelar besok.
Source: www.harapanrakyat.com






