Kemayoran Disiapkan Jadi Pusat Keramaian Baru, Remember Fest Bidik 50 Ribu Pengunjung

Remember Fest menargetkan kehadiran hingga 50 ribu pengunjung saat digelar di Open Space dan Gambir EXPO, Kemayoran. Angka itu menjadi salah satu sorotan utama dari festival musik baru ini, yang diposisikan bukan sekadar konser, melainkan pengalaman festival yang lebih lengkap.

Dengan area yang lebih luas di Kemayoran, penyelenggara melihat ruang ini sebagai panggung yang tepat untuk menghadirkan format acara yang menggabungkan hiburan, gaya hidup, dan ekonomi kreatif. Target besar tersebut juga diarahkan untuk menarik perhatian generasi muda, terutama Gen Z dan Gen Alfa.

Festival yang tidak berhenti di musik

Clement Winarko selaku promotor menyebut Remember Fest akan membawa warna baru ke ruang hiburan Open Space dan Gambir EXPO Kemayoran. Konsep yang disiapkan tidak hanya berfokus pada penampilan musik, tetapi juga pada pengalaman pengunjung secara keseluruhan.

Dalam penyelenggaraannya, festival ini akan memadukan musik dengan pameran kuliner, instalasi fashion, dan produk kerajinan tangan dari UMKM lokal. Pendekatan itu membuat Remember Fest ditujukan sebagai destinasi wisata buatan yang bisa dinikmati oleh pengunjung dengan minat yang beragam.

Kolaborasi untuk menguatkan citra Jakarta

Salah satu unsur penting dalam konsep tersebut adalah kerja sama dengan Visiting Jakarta. Platform digital resmi di bawah naungan Disparekraf DKI Jakarta itu dipakai untuk memperkuat posisi festival sebagai bagian dari promosi pariwisata ibu kota.

Ari Wibisono, Mitra Kreatif Strategis Eksternal Disparekraf DKI Jakarta, menilai kolaborasi ini sebagai langkah yang tepat untuk memperkuat branding Jakarta. Menurut dia, Visiting Jakarta adalah program branding resmi untuk mempromosikan Jakarta sebagai pusat perdagangan, budaya, dan hiburan.

Ambisi besar di tengah agenda menuju 500 tahun Jakarta

Peluncuran logo Remember Fest pada Rabu, 24 Juni 2026, menandai awal pengenalan festival ini di hadapan publik. Momentum itu hadir menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 22 Juni 2027, yang mulai dipenuhi dengan sejumlah agenda kreatif.

Bagi Jakarta, kehadiran festival ini diproyeksikan menambah daftar acara besar yang sudah lebih dulu dikenal, seperti Java Jazz, Pestapora, dan Synchronize Fest. Ari Wibisono menyebut Remember Fest berada dalam jalur yang sama untuk mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di kota ini.

Clement Winarko juga membawa modal pencapaian dari festival yang pernah ia garap sebelumnya, dengan jumlah penonton lebih dari 35 ribu orang. Karena itu, target 50 ribu pengunjung di Kemayoran dipasang sebagai lompatan yang lebih ambisius.

Di luar sisi hiburan, penyelenggara melihat festival ini sebagai penggerak ekonomi kreatif yang lebih luas. Dengan menggabungkan budaya pop dan pemberdayaan UMKM, Remember Fest diharapkan memberi dampak yang melampaui panggung musik dan ikut menguatkan posisi Jakarta sebagai kota tujuan wisata dan industri kreatif.

Source: www.suara.com

Berita Terkait