Remote Bluetooth BOOX Tappy Hadir, Amazon Masih Belum Menyediakan untuk Pengguna Kindle

BOOX menambah warna baru di pasar e-reader lewat Tappy, sebuah remote Bluetooth kecil yang dirancang untuk membalik halaman tanpa perlu menyentuh layar. Bagi pembaca yang sering membaca di tempat tidur, di bawah selimut, atau saat posisi tangan tidak nyaman, perangkat seperti ini langsung terasa relevan.

Langkah itu juga menyorot satu celah yang masih belum terisi di ekosistem Kindle. Saat Kindle tetap menjadi nama besar di pasar e-reader murni, Amazon belum menawarkan aksesori serupa untuk pengalaman membaca jarak jauh yang lebih praktis.

Desain kecil dengan fungsi yang sangat spesifik

Tappy hadir dengan bentuk yang tidak biasa dan sekilas lebih mirip mesin tik mini. Di bagian depannya terdapat dua tombol kecil, sementara bodinya dibuat agar tetap enak digenggam dalam waktu lama.

BOOX tidak hanya mengejar tampilan unik. Perusahaan menyebut tombolnya memberikan sensasi klik yang lembut, tetapi tetap terasa meyakinkan saat ditekan.

Di sisi lain, ada sakelar on/off bergaya tuas yang memperkuat kesan mekanis. Untuk pengisian daya, Tappy memakai port USB-C.

Membaca tanpa harus mengulurkan tangan

Fungsi utama Tappy sangat sederhana, yaitu membalik halaman tanpa pengguna perlu menyentuh e-reader. Kebutuhan ini terasa kecil di atas kertas, tetapi sangat membantu dalam situasi sehari-hari yang sering dialami pembaca.

Membaca dari tempat tidur menjadi contoh paling mudah. Saat tangan berada di bawah selimut atau posisi tubuh tidak memungkinkan untuk terus meraih perangkat, remote ini membuat aktivitas membaca tetap lancar.

Di kategori aksesori seperti e-reader, detail kecil justru sering menentukan kenyamanan. Karena itu, perangkat sederhana seperti Tappy punya peluang menarik perhatian meski fungsinya sangat spesifik.

Tidak hanya untuk buku elektronik

BOOX tidak membatasi Tappy untuk satu skenario saja. Remote ini terhubung lewat Bluetooth dan memiliki beberapa mode yang dapat mengubah fungsi tombol sesuai media yang sedang digunakan.

Artinya, Tappy bukan cuma dipakai untuk buku elektronik. BOOX menyebut mode tombolnya bisa disesuaikan saat membaca buku, menjelajah halaman web, atau mendengarkan audiobook.

Pendekatan ini membuat Tappy lebih fleksibel dibanding remote yang hanya punya satu fungsi tetap. Bagi pengguna perangkat BOOX, fleksibilitas tersebut bisa memperluas cara perangkat digunakan setiap hari.

Detail tambahan yang ikut memperkuat daya tarik

Di dalam paket penjualan, BOOX juga menyertakan sepasang tombol pengganti. Kehadiran komponen cadangan ini memberi kesan bahwa perusahaan memikirkan penggunaan perangkat untuk jangka panjang.

Soal daya tahan, Tappy diklaim mampu bertahan selama beberapa minggu sebelum perlu diisi ulang. Kombinasi baterai yang awet, koneksi Bluetooth, USB-C, dan desain dua tombol membuat produk ini terasa sederhana tetapi matang.

Harga Tappy dipatok di angka $26. Pada level itu, daya tariknya bukan hanya pada bentuknya yang unik, tetapi juga pada manfaat langsung yang bisa dirasakan saat membaca.

Sorotan baru untuk pengguna Kindle

Kehadiran Tappy membuat perhatian kembali tertuju pada Kindle, bukan hanya karena dominasi Amazon di pasar e-reader, tetapi juga karena belum adanya aksesori serupa dari perusahaan tersebut. Situasi ini membuat BOOX terlihat lebih sigap membaca kebutuhan pengguna yang menginginkan pengalaman membaca lebih fleksibel.

Untuk saat ini, pengguna BOOX dan Kobo tampak memiliki opsi yang lebih menarik dalam urusan remote pembalik halaman. Tappy menunjukkan bahwa pengalaman membaca digital tidak hanya ditentukan oleh layar, bobot perangkat, atau baterai e-reader, tetapi juga oleh aksesori kecil yang tepat.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait